Suara.com - Otoritas sepak bola Italia menyelidiki dugaan ekspresi anti-semit dari para tifosi alias suporter Lazio saat laga derbi kontra AS Roma akhir pekan lalu. Demikian Liga Italia Serie A mengumumkan, Rabu (9/11/2022).
Dalam sebuah pernyataan, Serie A mengatakan bahwa "investigasi lanjutan" akan dilakukan untuk memverifikasi sejumlah fans yang mengumandangkan seruan bernada ofensif, yang videonya beredar di media sosial setelah Lazio menang 1-0 atas AS Roma dalam laga lanjutan Liga Italia 2022/2023 di Stadion Olimpico Roma.
Serie A mengatakan cemooh "kasar, keterlaluan, dan diskriminatif bernuansa agama" ditujukan kepada para penggemar AS Roma "beberapa kali sebelum pertandingan dan sekali selama pertandingan itu sendiri".
Pada awal pekan ini, Lazio mengutuk "ekspresi anti-semitisme dan rasisme yang terjadi di hampir setiap pertandingan di setiap stadion di Italia".
"Mereka bukan bagian dari budaya kami dan tidak mewakili penggemar kami," demikian pernyataan kubu Lazio.
Kelompok fans fasis umum terjadi di seluruh Italia, termasuk di Roma, tetapi pendukung garis keras Lazio memiliki koneksi ke sayap kanan ekstrem yang setidaknya sudah ada sejak tahun 1970-an.
Kelompok ultras sejarah Lazio, "Irriducibili", memiliki hubungan persahabatan dengan rekan-rekan sayap kanan mereka yang senada di Inter Milan dan Verona.
Pada musim lalu, tokoh maskot elang Lazio memuji diktator Benito Mussolini dan Francisco Franco setelah diskors oleh klub karena melakukan penghormatan ala fasis di akhir pertandingan.
Cicit Mussolini Romano Floriani bermain untuk Lazio, meskipun ia belum tampil dalam pertandingan tim utama dan mengaku tidak tertarik pada politik.
Baca Juga: Prediksi Inter Milan vs Bologna di Liga Italia: Preview, Skor dan Susunan Pemain
Sementara ibu pemain berusia 19 tahun itu, Alessandra Mussolini, adalah seorang mantan politisi sayap kanan yang pernah menjadi anggota Partai Neo-Fasis.
Berita Terkait
-
Soal Masa Depan Emil Audero di Como, Sang Agen Beberkan Situasinya
-
Tinggalkan Klub Emil Audero, Jamie Vardy: Latihannya Lari-lari Terus
-
Gagal Dapatkan Alisson, Juventus Alihkan Bidikan ke Emiliano Martinez
-
Eks Liverpool dan AC Milan Bakal Pimpin Jay Idzes Cs di Sassuolo
-
1248 Pemain di Piala Dunia 2026: Manchester City Penyumbang Terbanyak di 12 Negara
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Titisan Calvin Verdonk! Timnas Indonesia Bisa Panggil Wonderkid Liga Jerman Tanpa Naturalisasi
-
Media Asing Sebut Skema Gol Republik Ceko di Piala Dunia 2026 Mirip Timnas Indonesia
-
Kemenangan Buyar di Menit Akhir, Respons Frenkie de Jong Usai Belanda Ditahan Jepang
-
Skandal di Balik Kemenangan Jerman 7-1 atas Curacao, Petugas VAR Diselidiki FIFA
-
Papi Thiaw Semprot Jurnalis yang Persoalkan Skuad Senegal Shalat Jumat di Piala Dunia 2026
-
Piala Dunia 2026: Winger Man United Jadi Pahlawan Kemenangan Pantai Gading Kalahkan Ekuador
-
Resmi Debut di Piala Dunia, Tijjani Reijnders Kenang Momen Didekati Timnas Indonesia
-
Eks Striker Persib Bandung dan Persis Solo Tampil di Piala Dunia 2026
-
Bisa Curi Satu Gol, Curacao Sukses Bikin Pelatih Jerman Terpukau
-
Rumor Panas FIFA ASEAN Cup 2026: Pakistan Bantah Kabar Ikut Serta di Indonesia