Suara.com - Mengenal lebih jauh sosok Christopher Nkunku, penggawa Timnas Prancis yang harus absen dari Piala Dunia 2022 karena ditekel rekan setimnya, Eduardo Camavinga, saat berlatih.
Nasib nahas menimpa penyerang RB Leipzig, Christopher Nkunku. Jelang Piala Dunia 2022 yang akan bergulir kurang dari lima hari lagi, ia justru harus dipastikan absen.
Apesnya, pemain berusia 25 tahun itu harus absen dari Piala Dunia 2022 karena ditekel kompatriotnya, Eduardo Camavinga, saat sesi latihan Timnas Prancis.
Dalam video sesi latihan yang beredar di media sosial, tampak Nkunku dan Camavinga hendak memperebutkan bola yang bergulir.
Namun kaki kanan Camavinga justru mengenai kaki Nkunku yang terlihat salah tumpuan. Alhasil, ia pun langsung terkapar di atas lapangan dengan memegangi kakinya.
Beredar kabar bahwa eks penggawa Paris Saint-Germain itu mengalami cedera di lutut kirinya akibat terkilir karena salah tumpuan tersebut.
Cedera dan bakal absennya Nkunku dari Piala Dunia 2022 pun membuat Timnas Prancis harus terpukul. Sebab, Les Bleus akan kehilangan penyerang tajamnya.
Nkunku saat ini merupakan salah penyerang tajam di kubu Timnas Prancis, usai musim ini menjadi top skor Bundesliga Jerman 2021/2022 dengan 12 gol.
Lantas, siapakah sosok Christopher Nkunku tersebut? Berikut profilnya.
Baca Juga: Indonesia Dapat Bola Piala Dunia 2022 dari FIFA meski Tak Ikutan
Juru Gedor RB Leipzig
Christopher Nkunku merupakan penyerang asal Prancis yang lahir pada 14 November 1997 atau 25 tahun silam. Ia sendiri lahir di Lagny-sur-Marne.
Di awal kariernya, Nkunku bermain bagi AS Marolles pada usia 6 tahun. Kemudian di usia 12 tahun, ia bergabung Fontainebleau, sebuah tim amatir di Prancis.
Meski bermain di tim amatir, bakat Nkunku menjadi pusat perhatian tim Scouting klub-klub besar Prancis. Hal ini lantaran dirinya punya kecepatan, visi, dan teknik mumpuni meski berbadan kecil.
Pada 2010, Nkunku pun kemudian bergabung Paris Saint-Germain dan meniti karier profesionalnya bersama klub ibu kota Prancis tersebut.
Pada usia 18 tahun, tepatnya di tahun 2015, Nkunku mendapat debut profesionalnya bersama PSG kala melakoni laga Liga Champions melawan Shakhtar Donetsk.
Berita Terkait
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
-
Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
-
Gianni Infantino Murka, Tuding Kritikus FIFA Sebarkan Kebencian
-
Timnas Argentina Didesak Dilarang Main di Piala Dunia, Sang Presiden Murka
-
Bongkar Tuntas Final Piala Dunia 2026: Kenapa Tudingan Konspirasi Argentina Mengalah Itu Konyol?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan