- Manajemen Arsenal memberikan ultimatum kepada Mikel Arteta untuk memenangkan Liga Inggris 2025/2026 atau segera meninggalkan Emirates Stadium.
- Posisi Arteta terancam akibat performa minor klub yang hanya meraih dua poin dalam tiga laga liga terakhir.
- Dewan direksi merasa kecewa karena telah menggelontorkan dana hampir 300 juta euro untuk transfer pemain sesuai permintaan Arteta.
Suara.com - Masa depan Mikel Arteta di kursi kepelatihan Arsenal dilaporkan berada di ujung tanduk.
Manajemen klub disebut telah kehabisan kesabaran dan memberikan ultimatum tegas untuk raih trofi Liga Inggris 2025/2026 atau bersiap angkat kaki dari Emirates Stadium.
Tekanan hebat ini muncul menyusul performa minor The Gunners dalam tiga pertandingan liga terakhir.
Rentetan hasil yang hanya menghasilkan dua poin dari kemungkinan sembilan (dua imbang, satu kalah) membuat posisi mereka di puncak klasemen semakin terancam.
Keunggulan yang sempat nyaman kini terpangkas drastis, menyisakan jarak hanya empat poin dari kejaran rival terdekatnya, Manchester City dan Aston Villa.
Dengan 15 pertandingan tersisa, setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal dan membuat gelar yang sudah lama diidam-idamkan melayang.
Kondisi inilah yang kabarnya membuat para petinggi klub turun tangan dan menetapkan musim ini sebagai pembuktian terakhir bagi sang manajer.
Menurut laporan Give Me Sport, sikap tegas para petinggi ini didasari oleh keyakinan bahwa mereka telah memberikan dukungan finansial yang luar biasa kepada Arteta.
Dukungan tersebut terbukti pada bursa transfer musim panas 2025, di mana manajemen menggelontorkan dana mendekati 300 juta euro atau sekitar Rp5,9 triliun.
Baca Juga: Akhiri Kontrak Lebih Cepat, Raheem Sterling Berpisah dengan Chelsea
Dana masif itu digunakan untuk memboyong delapan pemain baru sesuai keinginan Arteta, termasuk nama-nama seperti Martin Zubimendi, Eberechi Eze, Viktor Gyokeres, Noni Madueke, Cristhian Mosquera, Christian Norgaard, Kepa Arrizabalaga, dan Piero Hincapie.
Di mata dewan direksi, skuad yang dibangun dengan investasi sebesar itu seharusnya sudah lebih dari cukup untuk mengamankan gelar juara.
Oleh karena itu, kegagalan di musim ini tidak akan lagi ditoleransi. Jika Arteta gagal mempersembahkan trofi Liga Inggris, manajemen Meriam London siap untuk mengakhiri masa jabatannya lebih cepat, meskipun kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2027.
Sejak menangani tim pada 2019, raihan trofi Arteta terbatas pada satu Piala FA dan dua Community Shield, sebuah catatan yang dianggap belum sepadan dengan besarnya dukungan yang telah diberikan.
Berita Terkait
-
Tegaskan PSG Masih Favorit Juara Liga Champions, Luis Enrique Tantang Arsenal
-
3 Pemain Incaran Pep Guardiola di Bursa Transfer Musim Panas, Ada Keturunan Suriname
-
Dominasi Inggris di Liga Champions: 5 Tim Premier League Lolos, Juara Bertahan Lalui Playoff
-
Carrick Bawa DNA Sir Alex Kembali Saat Manchester United Bungkam Arsenal dan Manchester City
-
Pep Guardiola Cetak Sejarah usai Man City Gilas Galatasaray, Apa Itu?
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura
-
Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi
-
Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG
-
Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini
-
Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda