Bola / Liga Inggris
Sabtu, 31 Januari 2026 | 19:22 WIB
Mikel Arteta dapat ultimatum dari manajemen Arsenal, raih juara Liga Inggris atau dipecat. [Suara.com]
Baca 10 detik
  • Manajemen Arsenal memberikan ultimatum kepada Mikel Arteta untuk memenangkan Liga Inggris 2025/2026 atau segera meninggalkan Emirates Stadium.
  • Posisi Arteta terancam akibat performa minor klub yang hanya meraih dua poin dalam tiga laga liga terakhir.
  • Dewan direksi merasa kecewa karena telah menggelontorkan dana hampir 300 juta euro untuk transfer pemain sesuai permintaan Arteta.

Suara.com - Masa depan Mikel Arteta di kursi kepelatihan Arsenal dilaporkan berada di ujung tanduk.

Manajemen klub disebut telah kehabisan kesabaran dan memberikan ultimatum tegas untuk raih trofi Liga Inggris 2025/2026 atau bersiap angkat kaki dari Emirates Stadium.

Tekanan hebat ini muncul menyusul performa minor The Gunners dalam tiga pertandingan liga terakhir.

Rentetan hasil yang hanya menghasilkan dua poin dari kemungkinan sembilan (dua imbang, satu kalah) membuat posisi mereka di puncak klasemen semakin terancam.

Keunggulan yang sempat nyaman kini terpangkas drastis, menyisakan jarak hanya empat poin dari kejaran rival terdekatnya, Manchester City dan Aston Villa.

Dengan 15 pertandingan tersisa, setiap kesalahan kecil bisa berakibat fatal dan membuat gelar yang sudah lama diidam-idamkan melayang.

Kondisi inilah yang kabarnya membuat para petinggi klub turun tangan dan menetapkan musim ini sebagai pembuktian terakhir bagi sang manajer.

Menurut laporan Give Me Sport, sikap tegas para petinggi ini didasari oleh keyakinan bahwa mereka telah memberikan dukungan finansial yang luar biasa kepada Arteta.

Dukungan tersebut terbukti pada bursa transfer musim panas 2025, di mana manajemen menggelontorkan dana mendekati 300 juta euro atau sekitar Rp5,9 triliun.

Baca Juga: Akhiri Kontrak Lebih Cepat, Raheem Sterling Berpisah dengan Chelsea

Dana masif itu digunakan untuk memboyong delapan pemain baru sesuai keinginan Arteta, termasuk nama-nama seperti Martin Zubimendi, Eberechi Eze, Viktor Gyokeres, Noni Madueke, Cristhian Mosquera, Christian Norgaard, Kepa Arrizabalaga, dan Piero Hincapie.

Di mata dewan direksi, skuad yang dibangun dengan investasi sebesar itu seharusnya sudah lebih dari cukup untuk mengamankan gelar juara.

Oleh karena itu, kegagalan di musim ini tidak akan lagi ditoleransi. Jika Arteta gagal mempersembahkan trofi Liga Inggris, manajemen Meriam London siap untuk mengakhiri masa jabatannya lebih cepat, meskipun kontraknya baru akan berakhir pada Juni 2027.

Sejak menangani tim pada 2019, raihan trofi Arteta terbatas pada satu Piala FA dan dua Community Shield, sebuah catatan yang dianggap belum sepadan dengan besarnya dukungan yang telah diberikan.

Load More