- John Herdman menegaskan tidak membedakan pemain berdasarkan paspor atau asal-usul, melainkan melihat kualitas individu dan karakter manusianya.
- Pelatih baru Timnas Indonesia ini menilai keragaman antara pemain lokal dan diaspora adalah kekuatan terbesar Garuda jika dikelola dengan mentalitas yang benar.
- Herdman menekankan pentingnya persatuan tim dengan prinsip "kita melawan musuh", bukan "kita melawan kita sendiri" terkait isu pemain keturunan.
Suara.com - Perdebatan klasik mengenai dikotomi antara pemain lokal dan pemain keturunan atau diaspora di tubuh Timnas Indonesia mendapatkan respons berkelas dari pelatih anyar, John Herdman.
Juru taktik asal Inggris tersebut dengan tegas menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak menjadikan asal-usul kewarganegaraan sebagai tolak ukur dalam menilai pemain.
Dalam wawancara perdananya, Herdman melontarkan pandangan filosofis yang menyejukkan untuk meredam isu sensitif yang kerap membelah opini suporter tersebut.
"Saya tidak melihat paspor, aku melihat orang," tegas John Herdman dikutip dari kanal YouTube resmi Timnas Indonesia.
Bagi mantan pelatih Timnas Kanada ini, keberagaman latar belakang budaya yang ada di skuad Garuda justru merupakan aset paling berharga jika mampu dikelola dengan tepat.
Ia menyadari bahwa perpaduan antara talenta lokal dan diaspora bisa menjadi pisau bermata dua, tergantung bagaimana cara tim menyikapinya.
"Dan saya merasa keragaman adalah kekuatan terbesar kita, itu juga bisa menjadi kelemahan yang sangat besar jika kita memilih kelemahan," ujarnya mengingatkan.
Herdman menekankan pentingnya proses integrasi di mana pemain lokal dan diaspora harus saling memahami latar belakang dan nilai masing-masing.
Tujuan utamanya adalah menciptakan satu kesatuan yang solid agar energi tim tidak habis untuk mengurusi perbedaan internal.
Baca Juga: Tak Ikut Arus ke Super League, 9 Pemain Timnas Indonesia Ini Masih Bertahan di Liga Top Eropa
"Jadi, ini tentang kita melawan mereka (tim lawan) bukan kita melawan kita sendiri," kata Herdman dengan nada serius.
Ia mengakui bahwa menyatukan berbagai latar belakang budaya dalam satu visi permainan membutuhkan waktu dan proses yang tidak instan.
Namun, dengan dukungan 280 juta rakyat Indonesia di belakangnya, Herdman optimistis kolaborasi ini akan menghasilkan kekuatan yang masif.
Sebagai nakhoda, ia berjanji akan menggunakan kepemimpinannya untuk memastikan keragaman ini menjadi senjata utama Timnas Indonesia.
"Dan kepemimpinan saya akan membantu mereka memilih kekuatan," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Sepatu Lari Diadora Diskon 50 Persen di Sports Station, Harga Jadi Rp200 Ribuan
- 5 Cushion Matte untuk Menutupi Bekas Jerawat dan Noda Hitam, Harga Terjangkau
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Marukawa Tebar Ancaman, Semen Padang Diprediksi Tak Berkutik di Markas Dewa United
-
Manchester United Bidik Christian Pulisic, Massimiliano Allegri Langsung Pasang Badan
-
Skenario Barcelona Juara LaLiga: Malam Ini atau Pekan Depan Saat Lawan Real Madrid
-
Hasil Imbang Juventus Lawan AC Milan Sisakan Trauma Buat Luciano Spalletti
-
Inter Milan di Ambang Scudetto! Nerazzurri Bisa Kunci Gelar Juara Serie A Pekan Depan
-
Bruno Fernandes Menggila! Tinggal Selangkah Pecahkan Rekor Legendaris Thierry Henry
-
Bareng Ed Sheeran, Elkan Baggott Rayakan Ipswich Town Promosi ke Premier League
-
Arsenal Hajar Fulham, Keputusan Kontroversial Mikel Arteta Jadi Sorotan
-
Milos Raickovic Ungkap Makna Selebrasi Saat Persebaya Menang 4-0 atas PSBS Biak
-
Ledakan Babak Kedua! Rahasia Bernardo Tavares Hancurkan PSBS Biak 4-0 Terungkap