Suara.com - Striker andalan Timnas Prancis, Karim Benzema, mengakhiri sesi latihan lebih cepat ketimbang rekan-rekannya jelang Piala Dunia 2022. Bomber Real Madrid itu dikabarkan masih jauh dari kata bugar jelang pertandingan pertama Prancis di Qatar lawan Australia.
Beda dengan rekan-rekannya, Benzema belum melakoni sesi latihan secara penuh di kamp latihan Prancis di Clairefontaine-en-Yvelines, Paris selatan, Selasa (15/11/2022), lima hari jelang gelaran Piala Dunia 2022 Qatar.
Saat bersiap untuk penampilan Piala Dunia pertamanya sejak 2014, Benzema ternyata masih diganggu serangkaian masalah otot kecil yang juga telah membatasi waktu bermainnya musim ini bersama Real Madrid.
Di musim 2022/2023 ini, striker 34 tahun peraih Ballon d'Or 2022 itu baru tampil 12 kali lintas ajang bersama Real Madrid.
Seperti dilansir Tribal Football, Rabu, Benzema belum berada dalam kondisi 100 persen saat ini dan merasakan sakit.
Timnas Prancis sendiri tergabung dalam Grup D di Piala Dunia 2022. Les Bleus akan membuka kampanye dengan melawan Australia pada 23 November 2022, lalu Denmark (26 November), serta Tunisia (30 November).
Menurut Tribal Football, pelatih Didier Deschamps kini bersiap untuk menggunakan skema false nine di laga Australia nanti, sehingga Benzema bisa disimpan di bangku cadangan dulu sembari menunggu sang striker benar-benar siap.
Untuk pos penyerang tengah, Deschamps memang masih memiliki Olivier Giroud dan Randal Kolo Muani, namun sang pelatih diyakini akan lebih memilih untuk memainkan Kylian Mbappe atau Antoine Griezmann sebagai 'striker tengah palsu'.
Baca Juga: Carlos Queiroz Persilakan Pemain Timnas Iran Lancarkan Protes HAM di Piala Dunia 2022
Berita Terkait
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey
-
Hong Myung-bo Akui Kesalahan Strategi Usai Korea Selatan Takluk dari Afrika Selatan
-
Timnas Iran Keluhkan Perlakuan Pejabat AS, Perjalanan Tim ke Seattle Sempat Tertunda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey