Suara.com - Pelatih Timnas Qatar, Felix Sanchez enggan untuk mencari-cari alasan setelah timnya, yang berstatus tuan rumah turnamen, dipecundangi Timnas Ekuador dengan skor 0-2 pada pertandingan pembuka Piala Dunia 2022 dari Grup A di Stadion Al Bayt, Al Khor, Minggu (20/11/2022) malam yang berakhir Senin dini hari WIB tadi.
Sanchez, dikutip dari laman FIFA, Senin (21/11/2022), menilai Ekuador memang layak menang atas Qatar dan dirinya turut memberikan selamat untuk itu.
"Pertama-tama tidak ada alasan, kalah ya kalah. Saya ingin memberikan selamat kepada lawan kami Ekuador, mereka layak untuk menang," kata Sanchez.
Pada pertandingan tersebut, Sanchez menilai timnya memiliki banyak ruang untuk ditingkatkan dan tidak memainkan level yang seharusnya mereka terapkan.
Meski kecewa dengan hasil, pelatih asal Spanyol itu menjelaskan skuad The Maroon akan berusaha menampilkan yang terbaik ketika berlaga pada pertandingan kedua Senegal, Jumat (25/11) mendatang.
"Kami tidak memulainya dengan baik, awal yang mengerikan sejujurnya. Kami kebobolan beberapa gol dan ini menentukan sisa pertandingannya," kata Sanchez menambahkan.
"Setelah debut ini, kami akan berusaha untuk melupakan (hasil) ini dan untuk pertandingan selanjutnya mencoba untuk lebih kompetitif, kami bisa melakukannya," pungkas Sanchez.
Qatar harus menelan kekalahan pada pertandingan pertamanya di Piala Dunia 2022 dari Ekuador dengan skor 0-2 akibat dua gol yang dicetak oleh penyerang klub Turki Fenerbahce, Enner Valencia.
Hasil ini menempatkan Qatar berada di posisi juru kunci Grup A Piala Dunia 2022 tanpa torehan poin dari satu laga, sedangkan Ekuador menduduki peringkat pertama dengan raihan 3 poin.
Baca Juga: Alasan Qatar vs Ekuador Layak Jadi Pertandingan Pembuka Terburuk Sepanjang Sejarah Piala Dunia
[Antara]
Berita Terkait
-
Aksi Bersih-bersih Suporter Jepang Dianggap Munafik, Hajime Moriyasu Sampai Buka Suara
-
Baru 25 Menit Spanyol Pesta Gol ke Gawang Arab Saudi, Mikel Oyarzabal Borong Gol
-
Nagelsmann Jadi Bahan Omongan Gegara Pakai Jam Tangan Mewah Saat Jerman Tekuk Pantai Gading
-
Piala Dunia 2026: Tunduk di Tangan Jepang, Tunisia Jadi Tim Ketiga yang 'Mudik'
-
John Herdman Pasang Misi Besar! Timnas Indonesia Harus Lolos ke Piala Dunia 2030
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia