Suara.com - Seorang reporter Argentina dirampok saat siaran langsung meliput Piala Dunia 2022. Aksi perampokan itu terjadi saat di reporter perempuan ini tengah wawancara dengan seorang suporter.
Tas selempang si perempuan ditarik dan dompet di dalamnya dicopet. Dia pun hanya bisa terbengong di rampok di Negara Islam.
Lalu di sesi siaran langsung lain, dia curhat tentang kejadian itu. Dia bercerita sudah lapor polisi dan dijanjikan si perempok akan ditangkap.
Dikutip dari Daily Star, wartawan Argentina itu bernama Dominique Metzger. Dia kehilangin dompetnya yang diambil dari tas selempangnya.
Saat itu dia tengah liputan di zona penggemar di daerah Corniche Doha menjelang Qatar vs Ekuador pada hari Minggu.
Setelah menghubungi polisi, dia yakin pelakunya akan ditangkap tetapi terkejut setelah ditanya apakah dia ingin orang tersebut dideportasi atau dijatuhi hukuman penjara lima tahun.
"Polwan itu berkata kepada saya: 'Kami memiliki kamera berteknologi tinggi di mana-mana dan kami akan menemukan [pencuri] dengan deteksi wajah. Apa yang Anda ingin sistem peradilan lakukan ketika kami menemukannya?" kata Dominique di Instagram.
Bingung, Dominique bertanya apa maksudnya.
"Keadilan apa yang Anda inginkan? Hukuman apa yang Anda ingin kami berikan kepadanya? Apakah Anda ingin dia dihukum lima tahun penjara? Apakah Anda ingin dia dideportasi?"
Sebelumnya Qatar klaim akan mengerahkan lebih dari 50.000 anggota staf keamanan selama turnamen berlangsung untuk menangani lebih dari 1,2 juta pengunjung dari seluruh dunia.
Sekitar 15.000 kamera dengan pengenalan wajah telah ditempatkan di dalam dan sekitar stadion untuk meminimalkan kejahatan juga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kimmich Soroti Kesalahan Fatal Jerman usai Dikalahkan Ekuador di Piala Dunia 2026
-
Arema FC Pertahankan Adi Satryo dan Gianluca, Siapkan Empat Kiper untuk Super League 2026/2027
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela