Suara.com - Gareth Bale menjadi penyelamat Wales saat membatalkan kemenangan Amerika Serikat dalam laga perdana Grup B Piala Dunia 2022. Meski senang bisa mencetak gol, namun Bale lebih suka mendapatkan tiga poin.
Pada pertandingan di Ahmad bin Ali Stadium (Al Rayyan), Selasa (22/11/2022) dini hari WIB, Wales tertinggal lebih dahulu. Timothy Weah membuat Amerika Serikat memimpin pada menit ke-36.
Namun Wales mendapat penalti, setelah Tim Ream menekel Gareth Bale di kotak terlarang. Bale yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-82 dan menyelamatkan Wales dari kekalahan.
Usai pertandingan, Gareth Bale mengakui bahwa mereka tidak bermain bagus di babak pertama. Namun permainan Wales lebih baik di babak kedua.
"Kami sepenuhnya fokus pada permainan ini. Itu bukan babak pertama yang bagus, sejujurnya, mereka bermain sangat bagus dan kami buruk," kata Gareth bale seperti dikutip dari laman resmi FIFA.
"Ini adalah poin yang bagus dari posisi kami dan kami menunjukkan karakter, seperti yang kami lakukan pada 2021 di EURO. Kami kembali lebih kuat [setelah turun minum] dan menunjukkan karakter kami," ujarnya.
Sementara gol ke gawang Amerika Tersebut tersebut menjadi koleksi gol ke-41 Gareth Bale yang membuatnya masih menjadi top sepanjang masa Wales
Meski senang bisa mencetak gol di Piala Dunia, namun Gareth Bale mengaku masih kurang puas karena Wales gagal mendapatkan kemenangan.
"Saya merasa saya harus melangkah [untuk tendangan penalti ] dan saya senang melakukannya. Rasanya luar biasa [mencetak gol di Piala Dunia] tetapi saya lebih suka mendapat tiga poin," pungkas Bale.
Baca Juga: Lionel Messi: Ini Mungkin Piala Dunia Terakhir Saya
Berita Terkait
-
Prediksi Argentina vs Arab Saudi di Grup C Piala Dunia 2022: Susunan Pemain, Head to Head, Skor
-
Reporter Argentina Dirampok saat Siaran Langsung Piala Dunia 2022 Qatar di Zona Penonton, Dompet Dicopet
-
Belanda Tekuk Senegal 2-0, Louis van Gaal Tidak Puas
-
Beda Nasib 2 Kakak Julian Alvarez, Main di Klub Amatir saat Adiknya Jadi Bintang Baru Timnas Argentina
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar
-
Bukan Sekadar Taktik Pochettino! AI Kunci Sukses Timnas AS di Piala Dunia 2026
-
Kegocek Wagub Jabar! Dirumorkan ke Persib, Jese Perpanjang Kontrak di Las Palmas
-
Socceroos Hadapi Paraguay Tanpa Bek Kanan Murni, Jacob Italiano Cedera
-
Tak Takut dengan Rudal Israel, Warga Lebanon Pesta Kembang Api Rayakan Kemenangan Brasil
-
Arsenal Mengintai, Tottenham Menawar, MU Bajak Sandro Tonali dengan Mahar Rp1,7 T
-
Iman Islam Jadi Alasan Djed Spence Tolak Jabat Tangan Terduga Pemerkosa Thomas Partey