Suara.com - Argentina harus menelan pil pahit kekalahan dari Arab Saudi dalam laga perdana mereka di Piala Dunia 2022 Qatar. Pertandingan bola di Stadion Lusail tersebut berakhir dengan skor 1-2 pada Selasa (22/11/2022) WIB.
Kekalahan Argentina tergolong sangat mengejutkan dalam sepanjang sejarah Piala Dunia. Pasalnya, Argentina punya materi susunan pemain yang lebih baik ketimbang Arab Saudi.
Namun, nyatanya kekalahan yang dialami Argentina bukan kejutan besar pertama dalam sejarah Piala Dunia. Sebelum Argentina, ada sejumlah tim besar yang bertekuk lutut dari tim kecil di Piala Dunia. Yuk simak kekalahan tim raksasa gemparkan sejarah Piala Dunia berikut ini.
1. Inggris 0-1 Amerika Serikat (Piala Dunia 1950)
Dalam Piala Dunia 1950, Inggris dijuluki sebagai Raja Sepak Bola. Mereka tercatat berhasil mencetak rekor 23 kemenangan, 4 kekalahan, dan 3 kali seri dalam tahun-tahun sejak Perang Dunia II berakhir.
Inggris juga sangat diunggulkan saat berjumpa Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan skuad Amerika Serikat saat itu sebagian besar diisi oleh pemain amatir. Namun yang terjadi justru mengejutkan dunia sepakbola karena Amerika Serikat berhasil mengalahkan Inggris dengan skor 1-0 berkat gol yang dicetak oleh Joe Gaetjens.
2. Korea Utara 1-0 Italia (Piala Dunia 1966)
Korea Utara bukan tim langganan Piala Dunia karena cuma pernah menang di gelaran empat tahunan tersebut sebanyak dua kali, yakni pada 1966 dan 2010. Pada Piala Dunia pertama mereka di Inggris, Korea Utara mampu membuat kejutan dengan mengalahkan tim kuat Italia dengan skor 1-0.
Kemenangan tersebut mengantarkan Korea Utara ke babak perempat final. Namun kemudian mereka harus mengakui keunggulan Portugal di babak tersebut.
3. Argentina 0-1 Kamerun (Piala Dunia 1990)
Argentina merupakan salah satu tim kuat di Piala Dunia 1990 karena berstatus sebagai juara bertahan dan diperkuat oleh sang legenda Diego Maradona. Walau begitu, Argentina mengalami kekalahan telak 0-1 di laga perdana penyisihan grup di Italia karena takluk oleh gol semata wayang Francois Omam-Biyik.
Walau kalah di laga perdana, Argentina kemudian berhasil melaju ke final. Namun sayang, Argentina kemudian gagal jadi juara karena kalah dari Jerman Barat.
4. Prancis 0-1 Senegal (Piala Dunia 2002)
Banyak kejutan terjadi di Piala Dunia 2002 yang berlangsung di Korea Selatan dan Jepang, salah satunya adalah tersingkirnya Prancis di fase grup. Langkah Prancis di Piala Dunia 2002 terseok-seok padahal statusnya dikenal sebagai juara bertahan. Prancis yang tidak diperkuat sang maestro Zinedine Zidane karena cedera di luar dugaan takluk 0-1 atas Senegal.
Kemudian Prancis bermain imbang tanpa gol melawan Uruguay dan disikat Denmark dengan skor 0-2. Prancis pun gagal lolos ke babak 16 besar setelah finis di posisi buncit di Grup A dengan mengumpulkan satu poin.
Berita Terkait
-
Kisah Herve Renard: Didepak Klub Gurem Liga Inggris, Kini Bawa Arab Saudi Jungkalkan Argentina
-
Raja Salman Umumkan Libur Nasional Usai Arab Saudi Menang Atas Argentina
-
Profil Guillermo Ochoa, Kiper Meksiko yang Tepis Penalti Robert Lewandowski
-
Gol Gila Cristiano Ronaldo Mirip Widodo C Putro, Gocekan Terinspirasi Pemain Kelahiran Probolinggo
-
Ronaldo Berpeluang Pindah ke Klub Liga Arab Saudi Al-Nassr Milik Anak Raja, Setelah Keluar dari Manchester United
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah