Timnas Arab Saudi membuat kejutan di Piala Dunia 2022 saat mengalahkan Argentina, 2-1 di Stadion Ikonik Lusail, Qatar, Selasa (22/11/2022) malam WIB.
Argentina sempat mendapatkan gol pembuka lewat Lionel Messi dari titik putih pada menit ke-10 dibalas dua gol cepat Saleh Al Shehri (48') dan Salem Al Dawsari (53').
Sorotan tajam langsung teruju kepada sosok Herve Renard, pelatih Arab Saudi. Sebelum momen itu, nama Herve Renard mungkin jarang terdengar di telinga pecinta sepak bola.
Hal itu karena dirinya lebih banyak berkutat menangani negara-negara kecil seperti Zambia, Angola, Pantai Gading hingga Maroko.
Melansir The Sun, mantan bek berusia 54 tahun itu memulai karir kepelatihannya di tanah kelahirannya Prancis bersama SC Draguignan pada 1999.
Herve Renard sempat berada di masa-masa sulit usai didepak klub gurem Liga Inggris, Cambridge United medio 2004 silam.
Setelah karir tak mulis di Cambridge United, dia terbang ke Vietnam dan kemudian kembali ke Prancis sebelum mengambil pekerjaan pertamanya sebagai bos tim nasional bersama Timnas Zambia.
Dia memimpin Zambia ke perempat final Piala Afrika pertama mereka selama 14 tahun pada 2010 tetapi mengundurkan diri untuk mengambil alih di Angola.
Dalam 18 bulan, Renard kembali bersama Zambia - melalui USM Aljazair di Aljazair - dan mengejutkan dunia sepak bola dengan memimpin Copper Bullets meraih kejayaan Afcon pertama mereka pada tahun 2012.
Baca Juga: 151 Orang Dikabarkan Hilang Pasca Gempa Cianjur
Mereka mengalahkan tim Pantai Gading yang bertabur bintang termasuk Toure bersaudara dan Didier Drogba melalui adu penalti di final.
Namun, maju cepat tiga tahun, dan Pantai Gading merayakan kesuksesan Afcon mereka sendiri, dipimpin oleh pria itu, Renard.
Sekali lagi skor menjadi 0-0 setelah perpanjangan waktu, lagi-lagi timnya menang dalam adu penalti, dan Renard menjadi manajer pertama yang memenangkan Piala Afrika dengan dua negara berbeda.
Mantra yang gagal dengan Lille mendorong kembali untuk memimpin tim baru Afrika di panggung internasional, membawa Maroko kembali ke Piala Dunia 2018 - kualifikasi pertama mereka dalam 20 tahun.
Renard mengambil alih sebagai bos Arab Saudi pada 2019 dengan tugas mengamankan kualifikasi Piala Dunia Qatar 2022.
Green Falcons melakukannya dengan gaya, memuncaki Grup B di depan Jepang dan Australia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Tragedi Rem Blong di Jombang: Truk Seruduk Buruh Pabrik, Dua Nyawa Melayang Seketika
-
Donald Trump Restui Arab Saudi Kembangkan Nuklir
-
Sinopsis 72 Hours, Film Komedi tentang Pesta Bujangan Berujung Kekacauan
-
Dorong Ekonomi Kerakyatan, Danantara Sambangi Nasabah Binaan PNM di Mojokerto
-
Tabel Lengkap Urutan Shio dari Tahun ke Tahun
-
DPR soal Rumor Pengganti Nanik S Deyang: Hak Prerogatif Presiden, Asalkan Jangan Memicu Konflik
-
Parfum Apa yang Aromanya Maskulin? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dari Brand Lokal
-
Muara Baru Paling Dalam, Muka Tanah Jakarta Terus Turun 3-4 Sentimeter Per Tahun
-
Ambisi Besar Changan Gempur Pasar Otomotif Indonesia Lewat Belasan Model Baru
-
Detik-detik Ledakan Gas Metana Terowongan Sikkim India, 12 Pekerja Proyek PLTA Tewas