Siapa pun lawannya, Brasil dipastikan tetap menyerang, tetapi mengingat Tite jenis pelatih yang sangat mempedulikan pertahanan, maka dia akan memasang pola yang sama-sama kuat baik di belakang maupun di depan.
Ini membuat formasi 4-2-3-1 menjadi paling ideal bagi Brasil, apalagi Serbia tak memiliki kebiasaan untuk mengandalkan serangan balik dan reaktif menumpuk pemain kala menghadapi tim seagresif Brasil.
Dalam formasi seperti ini, Alisson Becker akan dilindungi dengan sangat baik oleh duet bek tengah Thiago Silva dan Marquinhos di jantung pertahanan, persis seperti mereka buat di Paris Saint-Germain.
Danilo akan mengawal mereka dari sayap kanan, sedangkan Alex Sandro berada di sayap kiri pertahanan.
Tete mungkin memasangkan Casemiro yang tempatnya tak tergantikan, dengan Lucas Paqueta, di poros lapangan.
Casemiro memiliki tugas ekstra membantu pertahanan, sedangkan Paqueta akan aktif mengalirkan bola ke depan dan sesekali turut menusuk, membantu tim serang yang bakal diisi tiga bintang yang sama mautnya.
Neymar akan dipasang tepat di belakang ujung tombak Richarlison, sedangkan Vinicius Junior dan Raphinha akan menusuk Serbia dari kedua sayap dan kemudian kedua pemain sayap ini akan bergantian beralih sayap untuk merusak konsentrasi Serbia sehingga Neymar dan Richarlison mendapatkan ruang tembak yang cukup guna mengoyak gawang tim Balkan itu.
7 Fakta Menarik Brasil vs Serbia:
1. Sebelum ini Brasil dan Serbia sudah pernah satu kali bertemu dalam Piala Dunia, tepatnya pada fase grup Piala Dunia 2018. Tim Amerika Selatan itu menang 2-0 dari dua gol yang dibuat Paulinho dan Thiago Silva. Dalam pertemuan lainnya Brasil juga menang 1-0 dalam laga persahabatan pada 2014.
Baca Juga: Profil Janny Sikazwe, Wasit Kontroversial Zambia yang Kini Pimpin Laga Piala Dunia 2022
2. Brasil sudah lima kali menjuarai Piala Dunia dan pada edisi ini kembali menjadi favorit juara.
3. Brasil selalu tampil dalam putaran final sejak 1930 tetapi sejak terakhir kali juara pada 2002 mereka belum pernah lagi mencapai final.
4. Neymar adalah pencetak gol terbanyak Brasil selama kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan dengan delapan gol. Saat itu mereka lolos tanpa satu kali pun kalah.
5. Aleksandar Mitrovic, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Serbia dengan 50 gol, juga mencetak delapan gol dalam kualifikasi Piala Dunia tetapi mungkin absen karena cedera dalam laga pembuka ini.
6. Serbia tidak terkalahkan selama kualifikasi Piala Dunia 2022 dengan memuncaki grup setelah Mitrovic menyarangkan gol penentu kemenangan atas Portugal yang memastikan tiket otomatis ke Qatar.
7. Serbia tidak pernah melewati fase grup sejak bercerai dengan Montenegro pada 2006.
Berita Terkait
-
Update Cedera Neymar, CBF Keluarkan Hasil Pemeriksaan MRI Terbaru Jelang Kickoff Piala Dunia 2026
-
10 Pertandingan Fase Grup Piala Dunia 2026 yang Wajib Ditonton: dari Brasil, Prancis, hingga Jepang
-
Brasil Kehilangan Wesley Franca, Gelandang Incaran Manchester United Dipanggil ke Piala Dunia 2026
-
Timnas Brasil di Piala Dunia 2026: Lini Serang Bertabur Bintang, tapi Cukupkah untuk Jadi Juara?
-
Siapa Pemain Tercepat di Piala Dunia 2026? Bukan Mbappe, Messi Apalagi Ronaldo
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Sebut Timnas Indonesia U-19 Curang, Media Vietnam Sindir Halus Kekalahan dari Australia
-
Thibaut Courtois Pertimbangkan Pensiun dari Timnas Belgia usai Piala Dunia 2026
-
Zlatan Ibrahimovic Sebut Dirinya Lebih Lengkap daripada Erling Haaland
-
Piala Dunia 2026: Hasrat Besar Haiti untuk Kejutkan Brasil
-
Aksi Simpatik Timnas Jerman, Joshua Kimmich Cs Tanggung Biaya Transportasi Suporter
-
John Herdman Tebar Ancaman ke Rival Asia Tenggara, Sebut Timnas Indonesia Kini Jauh Lebih Berbahaya
-
Thomas Tuchel Longgarkan Aturan, Timnas Inggris Nikmati Waktu Bebas Sebelum Tempur
-
Meski Baru Juara di Arsenal, David Raya Tak Jadi Kiper Utama Spanyol di Piala Dunia 2026?
-
Piala Dunia 2026: Pelatih Korsel Bongkar Rahasia Menang Comeback Atas Ceko
-
Pelatih Persib Bandung Antusias Sambut ASEAN Club Championship 2026/2027