Suara.com - Berikut lima pemain Timnas Indonesia andalan Shin Tae-yong yang gagal masuk skuad Garuda untuk berpartisipasi di ajang Piala AFF 2022.
Dalam waktu dekat Timnas Indonesia akan kembali beraksi. Kali ini Tim Merah Putih akan beraksi di pesta sepak bola terakbar Asia Tenggara bertajuk Piala AFF 2022.
Di Piala AFF 2022 ini, Timnas Indonesia sendiri akan tergabung di grup A bersama Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussalam.
Di ajang yang tinggal menghitung hari ini, Shin Tae-yong selaku pelatih Timnas Indonesia pun telah merilis daftar pemain yang kemungkinan besar akan dibawanya ke Piala AFF 2022.
Total ada 28 nama yang telah dipanggil juru taktik asal Korea Selatan tersebut, di mana dua pemain naturalisasi baru, yakni Jordi Amat dan Sandy Walsh, menjadi pemain yang termasuk di dalamnya.
Nantinya, 28 pemain ini akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali terhitung sejak 28 November, sebelum akhirnya pindah ke Jakarta jelang pertandingan pertama pada 23 Desember 2022 nanti.
Dari 28 nama yang dipanggil Shin Tae-yong, beberapa pemain andalannya di Timnas Indonesia justru tak berada dalam daftar ini.
Kira-kira, siapa saja para pemain tersebut? Berikut daftarnya.
1. Alfeandra Dewangga
Baca Juga: 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Ada yang Main di Eropa
Sejak Shin Tae-yong melatih Timnas Indonesia, nama Alfeandra Dewangga menjadi salah satu nama yang kerap diandalkannya di jantung pertahanan.
Bahkan di Piala AFF 2020 lalu, ia selalu menjadi andalan di jantung pertahanan Timnas Indonesia dan kerap diturunkan sebagai starter.
Namun untuk Piala AFF 2022 ini, penggawa PSIS Semarang itu tak lagi dipanggil. Performanya yang menurun disebut-sebut menjadi alasan namanya kemungkinan besar tak dipanggil lagi oleh Shin Tae-yong.
2. Evan Dimas
Sejak Playoff Kualifikasi Piala Asia 2023 hingga Piala AFF 2020 lalu, nama Evan Dimas selalu mengisi lini tengah Timnas Indonesia di era Shin Tae-yong.
Bahkan beberapa kali pemain kini yang membela Arema FC itu diplot sebagai kapten Timnas Indonesia, termasuk di Piala AFF 2020.
Berita Terkait
-
Justin Hubner Jadi Sorotan saat Foto Bareng Timnas Indonesia, Dinilai Tiru Cristiano Ronaldo
-
Thailand Ingin Buat Timnas Indonesia Kembali Kecewa di Piala AFF 2022
-
Shin Tae-yong Terbang ke Inggris Temui Elkan Baggott agar Perkuat Timnas Indonesia di Piala AFF 2022
-
Tak Hitung Kekuatan Timnas Indonesia, Vietnam Pede Masuk Final Piala AFF 2022
-
3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2022, Ada yang Main di Eropa
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Rokok dan Miras Ilegal Senilai Rp20,18 M Disita, Negara Terancam Rugi Rp11,81 M
-
Fenomena Slow Dating: Saat Gen Z Tidak Lagi Terburu-buru Menjalin Hubungan
-
Buron ke Singapura, Ini Tampang Bos THM Planet Batam yang Jadi Buruan Bareskrim dan Interpol
-
Rp660 Juta Digelontorkan Untuk Bangun Huntap Bencana Aceh
-
Tak Perlu ke Toko, Begini Cara Menjajal Galaxy Z Series dari Smartphone
-
KPK Diam-diam Periksa Pejabat Unsoed dan Pihak Swasta di Banyumas
-
Setelah 13 Hari Ditutup, Wisata Bromo Kembali Dibuka untuk Pengunjung
-
Emiten WSKT Selesaikan Bangunan Gedung Siti Baroroh Baried FIB UGM Rampung yang Bernilai Rp131 M
-
Mendagri 5 Hari Hadir di NTT: Pemerintah Pusat Enggak Akan Tinggal Diam, Kita 'Keroyok' Semua!
-
AI Ubah Cara Konsumen Cari Brand, Bisnis Dituntut Makin Adaptif