Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong langsung terbang ke Inggris menemui Elkan Baggott agar bisa dilepas ke Piala AFF 2022. Tujuannya yaitu bernegosiasi dengan klub Elkan agar mau melepasnya.
Seperti diketahui Piala AFF akan berlangsung pada 20 Desember 2022 sampai 16 Januari 2023. Sementara kejuaraan itu bukan agenda FIFA sehingga tak ada kewajiban klub melepas pemain.
Nah, aturan inilah yang diantisipasi Shin Tae-yong. Demi mendapatkan kekuatan terbaik, juru formasi asal Korea Selatan itu terjun langsung untuk melakukan lobi.
Terutama untuk tim pemain-pemain abroad seperti Elkan, Sandy Walsh, Egy Maulana Vikri, dan Witan Sulaemen. Sementara Saddil Ramdani, Jordi Amat, Asnawi Mangkualam, dan Pratama Arahan kemungkinan besar tak masalah karena bermain di Asia.
Shin Tae-yong lebih dahulu ke Inggris menyambangi Elkan Baggott dalam melakukan manuver. Ia didamping analisnya Kim Jong-jin.
Dalam laporan di Instagram miliknya, Shin Tae-yong menonton pertandingan tandang Gillingham FC pada 22 November. Gillingham FC adalah klub yang meminjam Elkan Baggott dari Ipswich Town.
Shin Tae-yong turut mengabadikan kehadirnya di pertandingan, sekaligus berfoto bersama Elkan Baggott. Sehari kemudian, Shin Tae-yong dan Kim Jong-jin mendatangi klub Ipswich Town dan bertemu perwakilan klub.
"Pindah ke London dari Spanyol untuk menonton pertandingan tandangnya Elkan pada tanggal 22," kata Shin Tae-yong dilansir dari Instagramnya, Jumat (25/11/2022).
"Sekalian kunjungan dan meeting dengan tim Elkan mengenai pemanggilan timnas untuk Piala AFF pada tanggal 23," sambung pelatih 52 tahun itu.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-20 vs Malaga U-19 Berakhir Imbang Tanpa Gol Pada Laga Uji Coba di Spanyol
Namun, tidak dijelaskan usaha Shin Tae-yong berhasil atau tidak. Tentu sebagai pecinta sepak bola Tanah Air ingin agar skuad Garuda turun dengan kemampuan terbaik.
Di Piala AFF 2022, Timnas Indonesia berada di Grup A berama Thailand, Filipina, Kamboja, dan Brunei Darussala. Tentu tim Merah Putih ditargetkan menjadi juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Mengenang Semifinalis Piala Dunia 1994, Bulgaria Jadi Ancaman Timnas Indonesia di GBK
-
Hasil Super League: Drama Kartu Merah di Parepare, Dewa United Permalukan PSM Makassar
-
Penuhi Syarat Bela Ajax, Maarten Paes Belum Tentu Debut Lawan Klub Justin Hubner Malam Ini
-
Head to Head Maarten Paes vs Jaros: Siapa yang Bakal Dimainkan Fred Grim Lawan Fortuna?
-
Indonesia Dapat Dukungan Uzbekistan untuk Jadi Tuan Rumah Piala Dunia Futsal
-
Kiper Keturunan Indonesia Tony Kouwen Trial di Atletico Madrid, Sang Ayah: Kebanggaan Keluarga
-
St Kitts and Nevis Tunjuk Pelatih Baru Jelang Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Tony Kouwen Pemain Keturunan Indonesia, Mengidolakan Kiper Genoa hingga Ingin Jadi Bos Rongsok
-
Gabung Persib Bandung, Dion Markx Yakin Keputusannya Tinggalkan Eropa Sudah Tepat
-
Cerita Keluarga Pemain Keturunan Indonesia Tony Kouwen, Hidup Nomaden dan Tinggal di Karavan