Jeremy Sarmiento akan menjadi deputi Valencia dengan berada tepat di belakangnya, sedangkan Gonzalo Plata dan Romario Ibarra akan menekan Belanda dari sayap yang disokong duo full back, Angelo Preciado dan Pervis Estupinan.
Tapi tugas utama Preciado dan Estupinan tentunya mengawal duo bek tengah Felix Torres dan Piero Hincapie dalam formasi 4-4-1-1 guna melindungi penjaga gawang Hernan Galindez.
7 Fakta Menarik Belanda vs Ekuador:
1. Kedua tim sudah pernah bertemu dua kali dalam laga persahabatan. Belanda menang 1-0 pada 2006, dan kemudian imbang 1-1 pada 2014.
2. Belanda sudah tiga kali menjadi runner-up Piala Dunia dan ini adalah putaran final Piala Dunia yang kesebelas yang mereka ikuti.
3. Belanda lolos ke putaran final setelah memuncaki grup kualifikasi Piala Dunia dan tidak terkalahkan dalam 16 pertandingan sejak disingkirkan Republik Ceko dalam Euro 2020.
4. Belanda menang 2-0 atas Senegal dalam laga pertamanya di Grup A.
5. Ekuador memainkan Piala Dunia keempatnya untuk melampaui penampilan terbaik pada 16 besar Piala Dunia 2006 di Jerman.
6. Ekuador lolos ke Qatar setelah finis urutan keempat grup zona Amerika Selatan setelah memenangkan tujuh pertandingan dan mencetak 27 gol dari total 18 pertandingan.
Baca Juga: Game Changer, Jude Bellingham Kini Tak Tergantikan di Line-up Timnas Inggris
7. Ekuador menjadi tim tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang mengalahkan tuan rumah Piala Dunia ketika menggebuk Qatar 2-0 dalam pertandingan pembuka Grup A.
Prakiraan Susunan Pemain:
Timnas Belanda XI (3-4-1-2): Andries Noppert; Matthijs de Ligt, Virgil van Dijk, Nathan Ake; Denzel Dumfries, Frenkie de Jong, Steven Berghuis, Daley Blind; Cody Gakpo; Memphis Depay, Steven Bergwijn.
Pelatih: Louis van Gaal (Belanda)
Timnas Ekuador XI (4-4-1-1): Hernan Galindez; Angelo Preciado, Felix Torres, Piero Hincapie, Pervis Estupinan; Gonzalo Plata, Moises Caicedo, Sebas Mendez, Romario Ibarra; Jeremy Sarmiento; Enner Valencia.
Pelatih: Gustavo Alfaro (Argentina)
Berita Terkait
-
Jejak Kotor Wasit Final Piala Dunia 2026 Slavko Vincic: dari Narkoba hingga Prostitusi
-
Belanda, Piala Dunia, dan Predikat Juara Tanpa Mahkota yang Masih Abadi
-
Edwin van der Sar Sukses Gegerkan Jakarta, Sejumlah Agenda Diserbu Penggemar
-
Lionel Messi Terancam Tergusur di Daftar Top Skor Piala Dunia 2026 karena Sosok Ini
-
Ronald Koeman: Maroko Bisa Mudah Cetak Gol
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Begal Salah Pilih Korban, Wanita di Palembang Berani Melawan hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan