Suara.com - Laga hidup mati bakal dijalani Australia saat menghadapi Tunisia pada lanjutan Grup D Piala Dunia 2022 di Stadion Al Janoub, Qatar, Sabtu (26/11/2022) pukul 17.00 WIB.
Bagi kedua tim, kekalahan di laga ini bakal membawa mereka angkat koper alias gagal melangkah ke fase knockout.
Sebelumnya, Australia dihajar 1-4 oleh juara bertahan Prancis dalam pertandingan pembuka di stadion yang sama Selasa lalu.
Sementara Tunisia tampil tak kenal lelah untuk bisa menahan Denmark 1-1 pada laga di hari yang sama.
"Memang bagus hasil pertandingan lain berakhir seri dan kini soal memenangkan laga Sabtu ini, jadi kami harus siap-siap menghadapi hal itu," kata pelatih Australia Graham Arnold seperti dikutip Reuters dan dilansir ANTARA.
Australia boleh saja kalah telak 1-4 dari Prancis, tetapi gol dini Craig Goodwin ke gawang Prancis dalam pertandingan pertama Australia itu membuktikan Socceroos bisa menjebol gawang tim hebat sekalipun jika pasokan bola ke unit serang berjalan lancar.
Lalu ada playmaker Aaron Mooy yang bakal kembal instrumental dalam cara Australia menghadapi Tunisia.
Mooy seharusnya bermitra dengan gelandang Ajdin Hrustic yang piawai membongkar pertahanan lawan, dengan satu catatan, jika dia bugar dari cedera.
Sementara di kubu lawan, sepuluh laga terakhir yang dijalani Tunisia menjadi patokan betapa hebatnya lini pertahanan mereka.
Baca Juga: Berhasil Permalukan Argentina dan Jerman, Ini Fakta Menarik dari Arab Saudi - Jepang
Hanya Brazil yang bisa menembus pertahanan Tunisia dan itu pun cuma bisa lima kali kala kedua tim bertanding dalam laga persahabatan September lalu.
Orang boleh saja mengecam taktik bertahan pelatih Jalel Kadri, tetapi jika tujuannya menyelamatkan tim dari kesempatan tampil dalam babak 16 besar untuk pertama kalinya dalam enam putaran final Piala Dunia, maka tak perlu sejahat itu menuding Tunisia.
Tunisia siap memakai resep yang sama kala menghadapi Australia walaupun Socceroos tidak seeksplosif Denmark yang mereka imbangi 0-0.
Kapten Youssef Msakni kembali menjadi jenderal lapangan tengah Tunisia dan menjadi tombol pertama yang menekan aba-aba serangan balik untuk menguji pertahanan Australia yang terlihat kedodoran dalam menangkis umpan-umpan akurat yang diperagakan pemain-pemain Prancis dalam laga pembuka.
Tunisia juga akan bermain bersama pemain ke-12 atau penonton, yang selalu menambah motivasi pemain-pemainnya untuk ngotot bermain. Sekitar 35 ribu penonton Tunisia diperkirakan memadati stadion sore nanti.
Head to Head Tunisia vs Australia
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Neymar Kembali Dicoret dari Skuad Brasil untuk Hadapi Haiti di Piala Dunia 2026
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Klub yang Prioritaskan Pemain Lokal di Super League akan Dapat Bonus dari I.League
-
Timnas Swiss Cerah di Piala Dunia 2026 Gara-gara Gol Tak Terduga Johan Manzambi
-
Daftar Raja Assist Piala Dunia Sepanjang Masa: Lionel Messi dan Diego Maradona Berbagi Rekor
-
Hasil Piala Dunia 2026: Meksiko Lolos 32 Besar Usai Kalahkan Korea Selatan
-
Piala Dunia 2026: Persiapan Belanda Jelang Lawan Swedia Terganggu Alarm Misterius
-
Superkomputer: Menghitung Minimal Poin untuk Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Pelatih Kanada: Saya Bisa Dengar Tulangnya Patah
-
Terbantai Swiss, Pelatih Bosnia dan Herzegovina Yakin Peluang Lolos Masih Terbuka