Suara.com - Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan ucapan duka cita atas berpulangnya seorang jurnalis asal Amerika Serikat (AS), Grant Wahl, di tengah aktivitasnya meliput perhelatan Piala Dunia 2022 Qatar.
"Dengan rasa tidak percaya dan kesedihan mendalam, saya diberitahu tentang meninggalnya jurnalis olahraga kenamaan Grant Wahl, saat ia sedang bertugas melaporkan pertandingan perempat final di Qatar," demikian kata Infantino dalam keterangan yang diterima di Doha, Sabtu (10/12/2022).
Menurut sejumlah laporan, Wahl diketahui mengalami kolaps saat meliput pertandingan antara Belanda kontra Argentina di Stadion Lusail, Sabtu (10/12/2022) dini hari WIB.
Wahl mendapatkan pertolongan pertama dari petugas medis yang bertugas di stadion, sebelum dilarikan ke Rumah Sakit Hamad, tetapi nyawanya tidak tertolong.
CNN melaporkan bahwa dalam siniarnya, Futbol with Grant Wahl, pada episode yang tayang Selasa (6/12/2022) kemarin mendiang sudah sempat mengeluhkan rasa sakit yang dideritanya kepada rekannya Chris Wittyngham.
"Belakangan semakin memburuk dalam hal rasa sesak di dada saya, kesesakan, tekanan. Sangat terasa, buruk," kata Wahl yang mengaku sudah berkonsultasi dengan klinik kesehatan yang ada di media center Piala Dunia 2022, dan meyakini dirinya mengidap bronchitis.
CNN juga mengutip nawala Wahl bagi pelanggannya yang terbit pada Senin (5/12), di mana ia mengungkapkan kondisi badannya "rontok" lantaran kekurangan tidur, stres tinggi, dan beban pekerjaan yang berlebih.
Infantino menyatakan bahwa dunia jurnalisme olahraga kehilangan sosok Wahl, yang diketahui telah meliput delapan edisi Piala Dunia beruntun.
Wahl juga kerap meliput sejumlah edisi Piala Dunia Putri serta menjadi pembawa acara beberapa ajang olahraga internasional lainnya.
Atas sumbangsihnya itu, Wahl baru saja menerima penghargaan dari FIFA dan asosiasi pers olahraga internasional (AIPS) di Doha.
"Kecintaannya terhadap sepak bola sungguh luar biasa dan orang-orang yang mengikuti olahraga ini akan merindukan hasil-hasil peliputannya," kata Infantino seperti dimuat Antara.
"Mewakili FIFA dan masyarakat sepak bola, kami menyampaikan bela sungkawa yang tulus kepada istri mendiang, Celine, keluarga, dan koleganya di tengah situasi berat ini," ujarnya melengkapi.
Menurut FIFA, Wahl pertama kali meliput Piala Dunia pada 1994 saat Amerika Serikat menjadi tuan rumah dan sejak itu tak pernah putus melaporkan turnamen empat tahun tersebut.
Berita Terkait
-
Siapa Grant Wahl? Jurnalis AS yang Meninggal Dunia Qatar saat Liput Piala Dunia 2022
-
Jurnalis Amerika Meninggal saat Meliput Laga Argentina vs Belanda, Pernah Ditahan karena Pakai Kaos Pelangi
-
Louis van Gaal: Argentina Menang Adu Penalti Cuma Beruntung Saja
-
Profil Wout Weghorst, Penyerang Belanda yang Hampir Pulangkan Argentina dari Piala Dunia 2022
-
6 Momen 'Gila' Pertandingan Belanda vs Argentina: Hujan 15 Kartu Kuning!
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026
-
Yuto Nagatomo Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Jadi Pemain Asia Pertama Tampil di 5 Edisi
-
Jerman Tumbang dari Ekuador di Piala Dunia 2026, Julian Nagelsmann Murka Soroti Disiplin Pemain
-
Jepang Ukir Rekor Spesial di Piala Dunia 2026 Usai Lolos ke Babak 32 Besar
-
Klasemen Akhir Grup E Piala Dunia 2026: Jerman Juara Grup, Pantai Gading Cetak Sejarah
-
Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026, Jepang Hadapi Brasil, Belanda Tantang Maroko
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Mourinho Minta Real Madrid Bajak Fernandez, Los Blancos Tak Sanggup Bayar