Suara.com - Seorang jurnalis Amerika Serikat Grant Wahl meninggal dunia saat meliput Piala Dunia 2022 Qatar. Kemungkinan Grant Wahl meninggal dunia karena sakit.
Grant Wahl merupakan lulusan Princeton tahun 1996. Wahl bekerja untuk Sports Illustrated dari tahun 1996 hingga 2021.
Grant Wahl kemudian meluncurkan situs webnya sendiri. Wahl juga bekerja untuk Fox Sports dari 2012 hingga 2019.
Grant Wahl mempunyai istri seorang profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas New York, Dr. Celine Gounder.
Grant Wahl meninggal dunia saat meliput laga Argentina vs Belanda di Piala Dunia 2022 Qatar. Jurnalis itu bernama, Grant Wahl, berusia 48 tahun. Dilaporkan dia meninggal dunia Sabtu dini hari.
Jurnalis Grant Wahl meninggal dunia di Lusail Iconic Stadium. Dia langsung ditolong oleh tim medis.
"Ia langsung menerima perawatan medis darurat di lokasi, yang dilanjutkan saat ia dipindahkan dengan ambulans ke Rumah Sakit Umum Hamad," kata panitia penyelenggara Piala Dunia dalam sebuah pernyataan.
Namun pihak panitia tidak memberitahu penyebab kematian itu.
"Kami menghubungi Kedutaan Besar AS dan otoritas lokal terkait untuk memastikan proses pemulangan jenazah sesuai dengan keinginan keluarga."
Baca Juga: Prediksi Maroko vs Portugal di Perempat Final Piala Dunia 2022, Menanti Kejutan sang Hitam
Wahl meliput Piala Dunia kedelapannya. Dia menulis pada hari Senin di situs webnya bahwa dia telah mengunjungi sebuah klinik medis di Qatar.
"Tubuh saya akhirnya sakit. Tiga minggu kurang tidur, stres tinggi, dan banyak pekerjaan dapat melakukannya untuk Anda (pembaca)," tulis Wahl dalam podcastnya sebelum meninggal, Kamis lalu.
Grant Wahl juga menceritakan kondisi medisnya. Dia tidak terkena COVID-19.
"Mereka memberi saya antibiotik dan sirup obat batuk yang kuat," katanya.
Selama Piala Dunia, Wahl menarik perhatian internasional setelah mengatakan dia sempat dihentikan sebentar dari menghadiri pertandingan AS melawan Wales pada 21 November.
Sebab dia mengenakan kaos berwarna pelangi untuk mendukung mereka yang mengidentifikasi diri sebagai LGBTQIA+.
Saat itu, Wahl menulis dia ditahan selama 25 menit di Stadion Ahmed Bin Ali di Al Rayyan. Kemudian dilepaskan oleh seorang komandan keamanan.
Wahl mengatakan FIFA meminta maaf kepadanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Christian Pulisic Kecewa Berat, Amerika Serikat Akhiri Piala Dunia 2026 Secara Tragis
-
Bruno Fernandes Yakin Portugal Bisa Juara Piala Dunia Tanpa Cristiano Ronaldo
-
Belum Kebobolan di Piala Dunia 2026, Marc Cucurella Pede Spanyol Bisa Jadi Juara
-
Murat Yakin Akui Swiss Beruntung Singkirkan Kolombia, Kini Siap Tantang Argentina
-
Tangis Mostafa Zico Usai Didepak Argentina: Wasit Rampok Kerja Keras Bangsa Mesir!
-
Penantian 72 Tahun Berakhir, Granit Xhaka Sebut Skuad Swiss Sekarang Sangat Luar Biasa
-
Update Top Skor Piala Dunia 2026: Lionel Messi Jauhi Kejaran Haaland dan Mbappe
-
Deretan Kontroversi Kemenangan Argentina atas Mesir: Dari Gol Dianulir hingga Hujan Kartu Kuning
-
Cuma 40 Kasus per Hari! Angka Pembunuhan di Meksiko Turun Pesat Selama Piala Dunia 2026
-
Skandal Wasit Francois Letexier: Curangi Timnas Indonesia hingga 'Bantu' Argentina di Piala Dunia