Suara.com - Perhelatan Piala Dunia tak lepas dari soundtrack atau lagu tema pengiring jalannya turnamen akbar empat tahunan ini. Setiap edisi memiliki ciri khas tersendiri, termasuk di Qatar 2022 ini.
Dalam setiap edisinya, Piala Dunia menghadirkan beberapa lagu resmi yang terbilang fenomenal di zamannya, bahkan hingga saat ini masih tetap hits.
Hadirnya soundtrack Piala Dunia dinilai mampu mengakomodasi para penikmat sepak bola masuk ke dalam suasana turnamen tersebut meski tak hadir secara langsung.
Tak heran, beberapa lagu terbilang fenomenal dan benar-benar diingat para penggemar. Setidaknya ada empat lagu di empat edisi Piala Dunia yang paling fenomenal. Berikut ulasannya.
1. Waka Waka - Piala Dunia 2010
Waka Waka (This Time for Africa) bisa dibilang jadi lagu paling fenomenal sepanjang sejarah Piala Dunia. Lagu ini dinyanyikan oleh Shakira dan tetap melekat di hati fans sampai saat ini.
Waka Waka mencapai 1,8 miliar views dalam platform YouTube.
2. Boom - Piala Dunia 2002
Anastacia membawakan lagu Boom untuk Piala Dunia 2002 yang saat itu digelar di Jepang dan Korea Selatan. Nada dan liriknya masih terngiang hingga saat ini.
Baca Juga: Sangat Bernafsu Tembus Final Piala Dunia 2022, Singa Atlas Maroko Siap Terkam Prancis
3. La Copa de la Vida - Piala Dunia 1998
Banyak yang merasa jika kepopuleran lagu ini berada di atas Waka Waka, hanya kalah soal era saja mengingat belum adanya penggunaan media sosial di akhir 90-an.
La Copa de la Vida dinilai benar-benar menggabungkan semangat dalam sepak bola ke dalam emosi untuk bisa berdansa bersama sang penyanyi, Ricky Martin.
4. Wavin Flag - Piala Dunia 2010
Piala Dunia 2010 Afrika Selatan bukan cuma soal Waka Waka saja. Wavin Flag juga begitu ikonik usai dibawakan oleh musisi asal Kanada-Somalia, K'Naan.
Hanya dengan mendengar intronya saja, penikmat sepak bola dunia paham dan mengerti jika lagu ini merupakan soundtrack Piala Dunia 2010.
[Eko]
Berita Terkait
-
UEFA Tolak FIFA Jual Saham Piala Dunia, PSSI Dukung Penuh: Indonesia Butuh Duit
-
UEFA Ancam Boikot FIFA, 55 Negara Eropa Siap Mundur dari Semua Turnamen
-
FIFA vs UEFA: Infantino Dituduh 'Suap' Rp598 M ke 211 Federasi, Termasuk PSSI?
-
Today History 30 Juli, Final Piala Dunia Pertama Hingga Hari Lahir DN Aidit
-
Era Baru Les Blues! Bienvenue, Zinedine Zidane Resmi Latih Timnas Prancis
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan