Suara.com - Skuad Persija Jakarta semakin tergerus jelang super big-match melawan Persebaya Surabaya dalam pekan ke-15 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/12/2022). Hal ini karena mereka kembali kehilangan pemain kunci.
Adapun Persija tak bisa menurunkan Hansamu Yama, Muhammad Ferarri, dan Syahrian Abimanyu yang merupakan andalan Pelatih Thomas Doll sejak BRI Liga jalan lagi pada 5 Desember lalu untuk laga melawan Persebaya. Ketiganya kini sedang bersama Timnas Indonesia.
Kemudian diperparah dengan sanksi Komdis (PSSI) kepada ujung tombak Macan Kemayoran --julukan Persija-- Michael Krmencik yang dipastikan absen sampai putaran pertama BRI Liga rampung. Hilangnya Krmencik cukup terasa.
Lini depan Persija menjadi tumpul dengan hasil seri melawan Persik Kediri dan tumbang dari PSIS Semarang. Kini, melawan Persebaya kondisi Persija semakin tergerus.
Tim kesayangan Jakmania itu tak bisa menurunkan penyerang Abdullah Yusuf Helal melawan Bajul Ijo --julukan Persebaya. Sebab, pemain Timnas Bahrain itu menjalani hukuman akumulasi kartu.
"Di pertandingan selanjutnya (melawan Persebaya), Yusuf (Helal) akan absen karena akumulasi kartu kuning (4)," kata Thomas Doll dalam keterangannya.
Situasi ini diakui Thomas Doll sangat tidak bagus. Permainan Macan Kemayoran menjadi tidak maksimal setelah absennya beberapa pilar utama.
"Ini (menghadapi PSIS) permainan Persija yang tidak baik. Jika pemain lengkap akan lebih baik,” pungkas eks juru formasi Borussia Dortmund tersebut.
Sekedar informasi Persija saat ini ada di posisi lima klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023. Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan sudah mengoleksi 25 poin dari 13 pertandingan yang sudah dilalui.
Baca Juga: Horor! Detik-detik Zalnando Cedera Patah Kaki di Laga Dewa United vs Persib Bandung
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Manchester City Terancam Dikurangi 60 Poin Buntut 115 Dakwaan Finansial Premier League
-
Legenda Chelsea Terseret Sengketa Properti, Dilarang Gunakan Teras Rumah Rp60 Miliar
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Federico Dimarco Ingin Inter Milan Cetak Gol Cepat Lawan Bodo/Glimt
-
Juventus Tertinggal 2-5, Masih Bisa Comeback? Ini Hitung-hitungan Realistisnya!
-
TVRI Modernisasi Sistem Penyiaran Sambut Piala Dunia 2026
-
Inter Milan Optimistis Balikkan Keadaan Kontra Bodo/Glimt di San Siro
-
Bernardo Tavares Fokus Benahi Bola Mati Jelang Persebaya Hadapi PSM Makassar
-
Terlalu Tangguh, Timnas Futsal Putri Indonesia Tumbang 0-3 dari Thailand di Laga Perdana
-
Benjamin Sesko Mulai Gacor, tapi Maaf Belum akan Jadi Pilihan Utama