Suara.com - Pelatih Manchaseter United Erik Ten Hag meyakini penjualan saham klub milik keluarga Glazer tidak akan berdampak negatif pada anggaran transfernya. Menurutnya dampaknya akan lebih bagus, jika dibeli oleh investor yang tepat.
Ten Hag meyakini setelah MU dibeli, akan banyak uang segar yang masuk untuk membeli pemain baru.
Dikutip dari Mirror, lagi pula dalam hal pembelian pemain, Ten Hag menilai The Glazers tidak takut mengeluarkan uang selama kepemilikan mereka di United.
Pemain seperti Harry Maguire, Paul Pogba, Bruno Fernandes, Casemiro, Romelu Lukaku, Jadon Sancho dan Antony dibeli dengan biaya transfer yang sangat besar dalam beberapa tahun terakhir.
"Informasi saya itu hanya akan menjadi hal yang baik karena akan ada kemungkinan investasi yang lebih baik," kata Ten Hag.
"Saya belum berbicara dengan pemilik tentang masalah ini tetapi Richard memberi tahu saya dan kami berbicara tentang budaya yang kami inginkan, kami berbicara tentang tujuan, sasaran, dan budaya itu. Dia menegaskan itu tidak akan berubah. Bahkan akan lebih baik karena lebih banyak uang akan tersedia untuk proyek ini."
Hanya yang jadi masalah, The Glazers gagal merenovasi Old Trafford dan markas latihan United di Carrington dalam beberapa tahun terakhir.
Klub-klub seperti Tottenham, Liverpool, dan Manchester City semuanya memiliki fasilitas yang lebih baik daripada Setan Merah.
Akibatnya, United kesulitan untuk sukses di lapangan.
Baca Juga: 7 Skuad Manchester United Bikin Erik ten Hag Terkesan Selama Berlaga di Piala Dunia 2022
Bahkan MU belum memenangkan trofi besar sejak Mei 2017. Hingga MU hanya mendapatkan posisi urutan keenam di Liga Premier musim lalu.
Mereka baru memenangkan tiga penghargaan besar sejak mengangkat gelar liga terakhir mereka pada Mei 2013.
Sebelumnya fasilitas buruk United disorot oleh Cristiano Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan bulan lalu.
Dia mengklaim Glazers tidak peduli dengan kesuksesan United.
Ten Hag bercerita soal persaingan klub Liga Inggris di masa kini. Menurut sudah sangat ketat.
Sehingga Manchester United harus menyesuaikan semua hal untuk kembali sukses di musim liga selanjutnya.
"Saya melihat persaingan di sekitar Liga Premier, mereka semua memiliki kesempatan untuk berinvestasi, ini adalah persaingan yang sulit antara tujuh atau delapan klub. Itu adalah perubahan keadaan ketika Anda membandingkannya dengan lima atau 10 tahun yang lalu jadi persaingannya adalah jauh lebih keras," kata Ten Hag.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia
-
Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan
-
Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan
-
Dilema Proyek Anti-Banjir di Joglo: Akses Terputus, Pemilik Warung Minta Kompensasi Rp50 Ribu
-
Prananda Surya Paloh: Saya Kecewa Jika Garda Pemuda NasDem Hanya Dianggap Tukang Parkir!
-
Terungkap Fakta Baru, Bayi T. Rex Langsung Langsung Jadi Predator Setelah Menetas
-
Mau Benahi Tata Kelola, BGN Minta Anggaran MBG 2027 Sebanyak Rp 270 Triliun