Suara.com - Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 di Qatar setelah berhasil membungkam Prancis lewat drama adu penalti dengan skor 4-2. Adapun pertandingan yang berjalan hingga babak perpanjangan waktu berakhir imbang 3-3.
Tim Tango unggul 2-0 pada babak pertama, namun harus bermain di babak tambahan karena Prancis berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Di babak tambahan masing-masing tim berhasil menambah satu angka menjadi 3-3, sehingga penentuan juara harus dilakukan melalui adu penalti.
Dan setelah melewati drama di atas titik putih, akhirnya Argentina keluar sebagai juara Piala Dunia 2022 atas tim Prancis.
Kemenangan Argentina itu juga sekaligus menobatkan Lionel Messi sebagai pemain terbaik di ajang Piala Dunia 2022 dan menyandang status The Greatest of All Time atau GOAT.
Status yang diterima oleh Messi tersebut seakan menjadi pukulan telak bagi rival abadinya, yakni Cristiano Ronaldo.
Di ajang Piala Dunia 2022 ini sendiri, Ronaldo dan tim Portugal telah lebih dulu angkat koper pada 10 Desember 2022 lalu, setelah ditekuk 0-1 oleh Maroko.
Ketika itu Ronaldo tak bisa menahan air matanya yang tumpah karena gagal menuju babak final Piala Dunia 2022.
Rivalitas Ronaldo-Messi
Baca Juga: Terpukau Aksi Mbappe, Ivan Gunawan Kirim DM ke IG Bintang Prancis
Sudah lebih dari satu dekade, Messi dan Ronaldo kerap bersaing di dalam lapangan maupun di luar lapangan, mulai dari jumlah pertandingan, jumlah gol hingga jumlah penghargaan yang diterima.
Keduanya terus bersaing untuk memperebutkan gelar pemain sepak bola terbaik di dunia. Dan pencapaian Messi dengan mendapatkan gelar GOAT seakan menjadi tamparan keras bagi Ronaldo.
Tak hanya itu, keluarnya Argentina sebagai juara Piala Dunia 2022 juga menjadi pukulan telak bagi Portugal, sebab negara itu belum pernah sekalipun menjadi juara Piala Dunia.
Portugal bersama Cristiano Ronaldo hanya bisa meraih juara di ajang Euro 2016 dan UEFA Nations League.
Jumlah penampilan
Selama 17 tahun merumput, Messi tampil sebanyak 778 kali disemua kompetisi dalam kurun waktu 2004/2005 hingga laga terakhirnya pada 2020/2021.
Berita Terkait
-
Terpukau Aksi Mbappe, Ivan Gunawan Kirim DM ke IG Bintang Prancis
-
Kalah Gercep dengan Iwan Bule dan Politisi Indonesia, Ketum PSSI-nya Argentina Belum Posting Kemenangan Lionel Messi Cs
-
Harta, Tahta, Antonella: Simak 10 Potret Istri Lionel Messi The GOAT yang Cantik Gak Ada Obat
-
Jubah Bisht Lionel Messi Saat Terima Trofi Piala Dunia Tuai Perdebatan, Ternyata Harganya Gak Kaleng-kaleng!
-
Idolakan Messi, Chenle NCT Ungkap Ikut Jantungan Nonton Final Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung