Suara.com - Kepergian Edson Arantes do Nascimento atau yang lebih dikenal dunia sebagai Pele menyisakan duka mendalam bagi dunia sepak bola, tidak terkecuali klub raksasa Spanyol, Barcelona FC.
Pele meninggal dunia pada Jumat (29/12/2022), di usia 82 tahun usai menjalani perawatan kurang lebih selama satu bulan di Rumah Sakit Albert Einstein, Sao Paulo, Brasil, kurang lebih selama satu bulan. Pele tutup usia akibat penyakit kanker usus yang dideritanya sejak lama.
Selama kariernya, Pele memang tidak pernah berseragam Barcelona. Namun pencetak gol termuda di ajang Piala Dunia itu menyisakan kenangan yang tidak terlupakan bagi klub Catalan yang bermarkas di Camp Nou tersebut.
Dilansir dari laman resmi Barcelona, selama kariernya, Pele tiga kali bermain di Camp Nou. Berikut ulasannya.
Pertama Kali Bermain di Camp Nou, Cetak Dua Gol
Pada 28 Juni 1959, atau satu tahun setelah menggegerkan jagad sepak bola lewat penampilannya yang luar biasa saat Brasil memenangkan Piala Dunia 1958, Pele menginjakkan kakinya pertama kali di Camp Nou. Timnya, Santos, mengalahkan Barcelona dengan kemenangan 5-1.
Ketika itu Pele mencetak dua gol, meski dalam laga tersebut Santos tidak bisa menurunkan skuad terbaiknya. Di laga tersebut Pelatih Santos Helenio Herrera memilih untuk menurunkan sejumlah pemain yang jarang masuk starting line-up.
Gemilang Meski Santos Tumbang
Pele dan Santos kembali ke Camp Nou pada 3 Juli 1960. Kali ini santos menurunkan skuad terbaik mereka, namun kalah dengan skor 4-3.
Baca Juga: Pele Tutup Usia, Ini Rekam Jejak dan Prestasi Sang Legenda Sepak Bola Brasil
Luis Suarez dan Lazlo Kubala tampil luar biasa untuk blaugrana, yang saat itu dilatih oleh Ljubisa Brocic, unggul 4-0 dalam 45 menit pertama.
Di babak kedua, pertandingan berubah arah. Santos tampil jauh lebih kuat, dan Pele bersinar dengan menyumbangkan gol untuk comeback yang nyaris spektakuler.
Lawatan Terakhir yang Terlupakan
Penampilan ketiga dan terakhir Pele di Camp Nou terjadi pada 12 Juni 1963, dengan Barca menang 2-0 berkat gol dari Pereda dan Zaballa.
Pele tampil memukau setahun sebelumnya saat Brasil mempertahankan gelar Piala Dunia di Chile, tetapi meskipun para pendukung Catalan sangat ingin melihatnya dalam performa terbaiknya, penampilannya malam itu sangat buruk.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Pecah Telur di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal Tak Bisa Bendung Kebahagiaan
-
Cedera Raphinha Jadi Alarm Brasil di Piala Dunia 2026, Neymar Siap Comeback Lawan Skotlandia
-
Piala Dunia 2026: Ngeri Hadapi Lini Depan Prancis, Pelatih Irak Berkelakar Ingin Pasang 3 Kiper
-
John Herdman Punya Cara Supaya Timnas Indonesia Menjadi Raja di ASEAN
-
LTS Jakarta 2026 Selesai Digelar: Awal dari Lahirnya Bintang Timnas Indonesia
-
Kylian Mbappe Ogah Pikirkan Perebutan Top Skor Piala Dunia 2026
-
Virgil van Dijk: Saya Rasa Dunia Luar Sedikit Meremehkan Jepang
-
Julian Nagelsmann Targetkan Jerman Sapu Bersih Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Vinicius Junior akan Lebih Banyak Mendengarkan Carlo Ancelotti
-
Tekuk Selandia Baru, Mesir Sabet Kemenangan Perdana dalam Sejarah Piala Dunia