Suara.com - Pelatih Brentford, Thomas Frank menyebut pertahanan blok rendah serta serangan balik cepat yang bagus menjadi kunci timnya menaklukkan Liverpool dengan skor 3-1 pada laga kandang pekan ke-19 Liga Inggris di Stadion Gtech Community, London, Selasa (3/1/2023) dini hari WIB.
Frank menjelaskan selain hal tersebut, set-pieces juga memainkan peran penting dalam kemenangan Brentford.
"Ada banyak faktor (kunci kemenangan Brentford). Kami tahu serangan balik juga merupakan hal utama dan kami akan memiliki peluang besar untuk masuk di belakang mereka mereka punya garis (pertahanan) yang tinggi. Saya pikir para pemain melakukannya dengan sangat baik hari ini," jelas Frank di laman resmi klub.
Pelatih asal Denmark itu menjelaskan, Brentford mampu menampilkan pertahanan yang baik. Salah satu contoh adalah blok yang dilakukan oleh Ben Mee di garis gawang yang sukses menggagalkan peluang emas striker Liverpool, Darwin Nunez untuk bikin gol.
Selain itu, Frank menilai timnya mampu tampil cukup baik di babak pertama sehingga dapat unggul lebih dulu dan membuat berubah jalannya pertandingan.
"Kami harus bertahan dengan sangat baik, itu adalah kuncinya. Misalnya, blok yang dilakukan Ben Mee di garis gawang untuk menyelamatkannya di babak pertama sangat mengesankan," ungkap Frank.
"Dan kemudian, secara umum, blok (pertahanan) rendah saya pikir kami melakukannya dengan sangat baik. Tetapi kami juga ingin menekan tinggi, penting bahwa kami memiliki keduanya, jadi kami tidak bisa hanya bertahan rendah," tukasnya.
Pada pertandingan ini, Brentford mengamankan kemenangan berkat gol bunuh diri Ibrahima Konate serta sundulan Yoane Wissa dan tendangan Bryan Mbuemo, sedangkan Liverpool sempat memperkecil ketertinggalan melalui Alex Oxlade-Chamberlain.
Kemenangan ini mengantarkan Brentford naik ke peringkat tujuh klasemen sementara Liga Inggris dengan torehan 26 poin, berselisih dua poin saja dari Liverpool di posisi keenam.
Baca Juga: Prediksi Arsenal vs Newcastle United, Big Match Liga Inggris: Preview, Skor, Susunan Pemain
Berita Terkait
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Manchester City Dilaporkan Siap Gelontorkan Rp2,29 Triliun untuk Elliot Anderson
-
Santi Cazorla Kritik La Liga, Sebut Jauh di Belakang Premier League
-
Operasi Kaki, Jack Grealish Akhiri Musim Lebih Cepat
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
Terkini
-
5 Fakta Tim The Sugar Boyz Lawan Pertama Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Nasib Orang Dzalim ke Emil Audero Sungguh Tragis
-
Badai Cedera Hantui Debut John Herdman di FIFA Series 2026
-
Mengupas St Kitts and Nevis, Lawan Perdana Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
-
Alasan PSSI, Naturalisasi Mustahil Dilakukan Jelang FIFA Series 2026 Maret Mendatang
-
FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Tanpa Diperkuat Pemain Naturalisasi Baru
-
Di Tengah Penangguhan Sanksi FIFA, Klub Malaysia Datangkan Pemain Naturalisasi Harimau Malaya
-
Kiper Futsal Azfar Burhan Kecelakaan Motor karena Buru-buru Kejar Bus Kembali ke Malang
-
Mikel Arteta Puji Setinggi Langit Pep Guardiola, Pengakuan Tulus atau Psywar?
-
Persija Jakarta Berduka, Salah Satu Gelandang Terbaiknya Meninggal Dunia