Adalah Marselino Ferdinan, pemain muda dengan kemampuan mumpuni di berbagai posisi tak hanya dalam penyerangan tetapi juga bertahan.
Kecerdikan para wonderkid timnas Indonesia, termasuk Marselino bisa memberi memengaruhi hasil pertandingan di Hanoi.
Skema Khusus
Pratama Arhan menjadi poin penting dari skema khusus yang diterapkan Shin Tae-yong melalui lemparan ke dalamnya dengan jarak yang cukup jauh.
Terbukti dalam beberapa pertandingan skema ini membuat timnas Indonesia mampu menciptakan peluang, bahkan beberapa di antaranya berbuah gol.
Seperti timnas Indonesia mengalahkan Filipina di babak penyisihan grup dengan skor 2-1, satu gol berawal dari lemparan jauh Arhan.
Panggung Si Rubah Cerdik
Pelatih timnas Indonesia bukan sosok kaleng-kaleng, pernah menukangi timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018.
CV Shin Tae-yong mentereng berkat kualitasnya sebagai seorang pelatih, hal itu masih dibuktikan kala menukangi timnas Indonesia.
Baca Juga: PSSI Carter Pesawat, Timnas Indonesia Tiba Lebih Dulu di Hanoi Ketimbang Skuad Vietnam
Target gelar juara Piala AFF 2022 menjadi harga mati untuknya, strategi khusus bakal diterapkan Shin Tae-yong demi meraih kemenangan.
[Penulis: Eko Isdiyanto]
Berita Terkait
-
Profil Dang Van Lam, Kiper Vietnam yang Bikin Pemain Timnas Indonesia Frustrasi di Leg I Semifinal Piala AFF 2022
-
Hasil Semifinal Piala AFF 2022: Penuh Drama, Malaysia Bungkam Thailand di Stadion Bukit Jalil
-
10 Pemain Keturunan yang Enggan Perkuat Timnas Indonesia, Ada yang Sama Sekali Tidak Tanggapi Ajakan PSSI
-
3 Syarat Timnas Indonesia Lolos ke Final Piala AFF 2022, Imbang dengan Gol Tetap Menguntungkan
-
Penyebab Timnas Indonesia Gagal Jebol Gawang Vietnam di Leg I Semifinal Piala AFF 2022
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Gol Kilat Ismael Saibari Bawa Maroko Tundukkan Skotlandia, Selangkah Lagi Lolos ke 32 Besar
-
Pelatih Pantai Gading Peringatkan Jerman: Kami Datang untuk Menang!
-
Herve Renard: Saya Bukan Penyihir
-
Bek Amerika Serikat Emosional Cetak Gol Piala Dunia, Kenang Jejak Sang Ayah di Seattle
-
Weston McKennie Terkesima dengan Suporter usai Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Tenor hingga 40 Tahun Siap Dijalankan
-
Australia Kalah dari Amerika Serikat, Tony Popivic: Kami Terlihat Lesu, Kaki Terasa Berat
-
Pochettino Puas AS Kalahkan Australia, Sebut Timnya Dominan di Piala Dunia 2026
-
Erick Thohir Akui Kurang Tidur Gara-gara Nonton Piala Dunia 2026, Jagokan Argentina dan Prancis
-
Persib Bandung dan Federico Barba Resmi Berpisah