Suara.com - Timnas Indonesia harus menang dari Vietnam dalam leg 2 semifinal Piala AFF 2022. Sebab ada banyak keuntungan yang didapatkan.
Terdapat beberapa keuntungan yang bisa dipetik oleh skuad asuhan Shin Tae-yong jika nantinya mampu menggulingkan tim tuan rumah pada laga leg kedua ini.
Timnas Indonesia akan mendapatkan keuntungan dari aspek psikologis apabila mampu menang atas Vietnam pada laga leg kedua nanti.
Sebab, kemenangan ini bisa mendongkrak mentalitas skuad Garuda yang dalam beberapa tahun terakhir gagal menumbangkan Vietnam di sejumlah ajang.
Jika mampu meraih kemenangan, Shin Tae-yong juga bisa memperbaiki rekor tak pernah menang saat berjumpa Vietnam selama berstatus sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Kemenangan tentu saja bisa memberikan kepercayaan diri tinggi bagi Timnas Indonesia apabila suatu saat kembali berjumpa Vietnam.
Selain itu pula, kemenangan atas Vietnam juga bisa memberikan angin segar bagi Timnas Indonesia untuk mendongkrak ranking FIFA-nya.
Untuk saat ini, skuad Garuda masih bertengger di urutan ke-151 dengan koleksi 1.042,41 poin. Menurut laman Football Ranking, Timnas Indonesia akan mendapatkan tambahan poin sebesar 3,36 apabila mampu menumbangkan Vietnam tanpa adu penalti.
Dengan tambahan poin itu, skuad Garuda secara keseluruhan akan mengumpulkan 1.409,66 poin dan naik satu tingkat ke urutan ke-150 ranking FIFA.
Baca Juga: Skuad Timnas Indonesia Geleng-geleng Kepala Lihat Rumput Stadion My Dinh Kering dan Mati
Tentu saja, kemenangan yang diraih Timnas Indonesia atas Vietnam pada laga leg kedua fase semifinal Piala AFF 2022 akan membawa skuad Garuda lolos ke partai final.
Kelolosan ini tentu saja membuka peluang bagi Shin Tae-yong untuk mempersembahkan gelar juara pertamanya untuk Timnas Indonesia sejak ditunjuk pada akhir 2019.
Tak hanya itu, Shin Tae-yong juga bakal mencatatkan pencapaian apik karena sukses dua kali membawa skuad Merah Putih lolos ke final setelah sebelumnya berhasil melakukannya pada edisi 2020.
Pertandingan leg kedua semifinal Piala AFF 2022 antara Timnas Indonesia kontra Vietnam nantinya akan berlangsung Stadion My Dinh, Hanoi, Senin (9/1/2023), pukul 19.30 WIB.
Duel ini akan menjadi penentuan bagi skuad Merah Putih dan The Golden Star untuk menentukan nasibnya ke partai final Piala AFF 2022.
Sebelumnya, Indonesia dan Vietnam hanya bermain imbang tanpa gol ketika bersua di laga leg pertama fase semifinal Piala AFF 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (6/1/2023).
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Jayapura Masih Memanas, Suporter Persipura Rusuh dan Rusak Sejumlah Fasilitas
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Dikalahkan Adhyaksa FC, Persipura Jayapura Gagal Promosi ke Super League Musim Depan
-
Duel Klasik Persija vs Persib Pindah ke Samarinda, Paulo Ricardo Tegaskan Mentalitas Pemenang
-
Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?
-
Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib
-
Timnas Indonesia Hadapi Mozambik Selain Oman di FIFA Matchday Juni 2026
-
Jadwal Liga Italia Pekan Ini: Inter Milan dan Sassuolo Main Sabtu, Cremonese Minggu
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
Kisah Kelam Legenda Brasil Ademir di Piala Dunia: Dari Orang Suci jadi Simbol Patah Hati