Suara.com - Media Korea Selatan menuliskan sebuah pernyataan yang membuat geger. Dalam media itu dituliskan jika Park Hang-seo lebih baik dari Shin Tae-yong. Ini menyusul kekalahan Timnas Indonesia yang diasuh Shin Tae-yong oleh Vietnam di semifinal Piala AFF 2022.
Pers Korea memuji Pelatih Park Hang-seo di Vietnam.
"Pelatih Park Hang-seo terus menunjukkan keunggulan saat menghadapi pelatih Shin Tae-yong di Asia Tenggara dengan 2 kemenangan dan 2 seri. Jika Anda memasukkan rekor konfrontasi di level U23, Pelatih Park memimpin sebelumnya dengan 3 kemenangan dan 2 seri," tulis FT Sports, dilansir dari Zingnews.
Sementara itu Kantor Berita Yonhap Korea Selatan menerbitkan sebuah artikel dengan judul: "Sukacita dan kesedihan para pelatih Korea di Piala AFF 2022. Pelatih Park Hang-seo telah memenangkan pertempuran psikologis yang intens."
Kantor berita Yonhap News menggambarkan perasaan pelatih Park Hang-seo setelah tim Vietnam mengalahkan Indonesia.
Pelatih berusia 65 tahun itu tidak bisa menyembunyikan senyum cerahnya saat tim Vietnam menang di My Dinh.
Saat wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir, Coach Park memeluk erat para pemain dan mengangkat tangannya ke langit untuk mengungkapkan rasa syukurnya.
Sementara itu Sports Seoul menulis tentang ketidakmampuan serangan tim Indonesia.
"Tim Indonesia tidak mampu menembus pertahanan Vietnam. Mereka tidak mampu melakukan satu pun tembakan tepat sasaran di babak pertama. Setelah kebobolan gol. Kedua, di awal babak babak kedua, tim Indonesia menyerang lebih agresif, tetapi tim Vietnam bertahan dengan tenang," begitu tulis Sports Seoul.
Baca Juga: Media Vietnam Singgung Tagar #STYout, Bahas Iwan Bule saat Tragedi Kanjuruhan
Tim nasional Vientam melaju ke semifinal Piala AFF 2022 usai mengandaskan perlawanan Indonesia dengan skor 2-0, di mana semua gol diborong penyerang Nguyen Tien Linh, pada laga leg kedua semifinal di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, Senin (9/1).
Itu menjadi final keempat Vietnam sepanjang sejarah Piala AFF setelah tahun 1998, 2008 dan 2018.
Dari tiga final itu, Vietnam dua kali keluar sebagai kampiun yakni tahun 2008 dan 2018.
Di final Piala AFF 2022, Vietnam akan menghadapi laga final melawan pemenang dari semifinal lainnya yang mempertemukan Malaysia dan Thailand.
Pertandingan leg kedua semifinal Thailand versus Malaysia itu digelar pada Selasa (10/1) di Stadion Thammasat, Rangsit, Thailand. Pada leg pertama di Kuala Lumpur, Malaysia, Thailand tunduk 0-1.
Adapun bagi timnas Indonesia, kekalahan dari Vietnam membuat mereka gagal memenuhi target PSSI untuk menjadi juara Piala AFF 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta
-
Perkuat Lini Depan, Kendal Tornado FC Datangkan Striker Rizky Dwi Pangestu
-
Ironi Stadion Dallas: Rumput Hasil Riset 5 Tahun akan Dibongkar Usai Duel Prancis vs Spanyol
-
Resmi Jadi WNI, Mitchell Baker Siap Perkuat Timnas Indonesia, Erick Thohir Beri Pesan Tegas
-
Tensi Panas Ruang Ganti Inggris Jelang Hadapi Argentina, Thomas Tuchel Adu Argumen dengan Pemain
-
Prancis vs Spanyol: Les Bleus di Antara Dendam dan Misi Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
-
John Herdman Dibuat Kecewa Jelang Piala AFF 2026, Kenapa?
-
Piala AFF 2026 di Mata John Herdman: Lebih dari Sekadar Gengsi Asia Tenggara
-
Reuni di Fortuna Sittard, Ole Romeny Tak Sabar Satu Lapangan dengan Justin Hubner
-
Kalem Jelang Lawan Inggris, Lionel Scaloni: Hanya Pertandingan Semifinal Biasa