Suara.com - Pelatih Timnas Thailand, Alexandre Polking menegaskan timnya siap untuk menghadapi Vietnam di partai final Piala AFF 2022. Dia percaya diri bisa membawa Gajah Perang mempertahankan gelar juara.
Pernyataan Polking secara tak langsung membuat Thailand selaku juara bertahan, siap untuk membalaskan dendam Timnas Indonesia terhadap Vietnam.
Sebagai informasi, Vietnam lolos ke final Piala AFF 2022 usai mengalahkan skuad Garuda dengan agregat 2-0 setelah bermain imbang tanpa gol di leg pertama dan menang dua gol tanpa balas di kandangnya, Senin (9/1/2023) lalu.
Timnas Thailand lolos ke final setelah melakoni comeback luar biasa atas Malaysia. Setelah takluk 0-1 di leg pertama, mereka melumat Harimau Malaya 3-0 dalam leg kedua di Thammasat Stadium, Selasa (10/1/2023).
Di babak final, Thailand akan memainkan leg pertama dengan status tim tamu alias bakal menghadapi Vietnam di kandangnya, Stadion My Dinh, sebelum memainkan leg kedua di hadapan pendukung sendiri tiga hari berselang.
Polking mengakui jadwal final Piala AFF 2022 cukup menguntungkan bagi Vietnam. Pasalnya, selain punya waktu istirahat lebih panjang, The Golden Star Warriors juga tak perlu melakukan perjalanan karena berstatus sebagai tuan rumah di leg pertama.
"Jadi, ini pasti akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata Alexandre Polking dikutip dari Matichon, Rabu (11/1/2023).
Meski merasa sedikit dirugikan, Polking mencoba melihat jadwal final Piala AFF 2022 secara positif. Memainkan leg kedua di kandang sendiri disebutnya bisa menjadi keuntungan karena Gajah Perang akan mendapat tambahan semangat dari fans.
"Jika saya bisa memilih, saya lebih suka memainkan pertandingan kedua di kandang seperti ini. Karena kita akan memiliki penggemar sepak bola sebagai kekuatan bagi para pemain di dalam tim,” kata Polking.
Baca Juga: Momen Marc Klok Tolak Jabat Tangan dengan Doan Van Hau, Sampai Dikecam Media Vietnam
“Saya berharap invasi akan bekerja dengan baik dan dapat kembali meraih kemenangan di rumah sendiri dengan penggemar yang memenuhi stadion,” pungkas pelatih berdarah Brasil-Jerman tersebut.
Tag
Berita Terkait
-
Paham Kemampuan Pemain, Ini 3 Alasan Teco Cocok Latih Timnas Indonesia
-
Bukan Solusi Tepat, Ini 3 Kerugian Timnas Indonesia Jika Shin Tae-yong Dipecat
-
Netizen Kangen, Ini Statistik Luis Milla Saat Latih Timnas Indonesia
-
Vietnam vs Thailand di Final Piala AFF 2022
-
Harga Pasar Nguyen Tien Linh Relatif Terjangkau, Adakah Klub BRI Liga 1 yang Minat?
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
- BPJS PBI Tiba-Tiba Nonaktif di 2026? Cek Cara Memperbarui Data Desil DTSEN untuk Reaktivasi
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Masih Ingat Sylvano Comvalius? Eks Striker Bali United Itu Latih Pemain Keturunan Indonesia
-
Kenan Yildiz Bikin Montella Merinding, Disebut Mirip Alessandro Del Piero
-
Bojan Hodak Prediksi Lawan Ratchaburi FC Bakal Berlangsung Ketat
-
Sebelum Layvin Kurzawa, 5 Pemain Top Dunia yang Pernah Merumput di Liga Indonesia
-
Ikuti Jejak Ayah! Putra Mikel Arteta Dipanggil ke Arsenal U-18, Bintang Baru Akademi The Gunners
-
Resmi! Ipswich Town Umumkan Skuad EFL 2026, Elkan Baggott Masuk Daftar Pemain Inti
-
Cristiano Ronaldo Mogok Main di Al-Nassr, Georgina Rodriguez Pamer Ferrari Rp8,7M
-
John Herdman Keliling Eropa Cari Pemain, Liam Oetoehganal Tunjukkan Pesonamu
-
4 Eks Rekan Lionel Messi yang Bisa Susul Kurzawa dan Jean Mota Main di Super League
-
Noel Gallagher Sebut Arsenal Juara Liga Inggris, Tapi Tak Layak Masuk....