Bola / Bola Indonesia
Selasa, 10 Februari 2026 | 20:00 WIB
Pemain berdarah Indonesia, Liam Oetoehganal gabung Excelsior yang merupakan mantan klub Nathan Tjoe-A-On. (Instagram/@l.oetoehganal)
Baca 10 detik
  • Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, berkeliling Eropa memantau langsung potensi pemain diaspora untuk FIFA Series 2026.
  • Herdman baru-baru ini terlihat memantau langsung kapten Timnas Jay Idzes saat sesi latihan klub Sassuolo di Italia.
  • Pemain keturunan, Liam Oetoehganal dari Sparta Rotterdam U-21, menjadi salah satu prospek yang diharapkan konsisten di Eropa.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman dikabarkan berkeliling Eropa untuk memantau pemain yang akan ia pilih untuk FIFA Series 2026.

Tak mau berbekal pada laporan tertulis, pelatih asal Inggris itu turun langsung untuk melihat pemain diaspora di Eropa.

Beberapa hari lalu, ia terpantau hadir di sesi latihan klub Serie A Sassuolo untuk melihat langsung kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes.

Lantas apakah hadirnya Herdman ke sejumlah negara di Eropa akan membuka peluang baru untuk PSSI naturalisasi pemain baru?

Sepertinya dalam waktu dekat, rencanan naturalisasi itu tidak akan dilaksanakan. Meski begitu pemain keturunan Indonesia di Eropa masih bisa berharap akan ikuti jejak Jay Idzes Cs.

Liam Oetoehganal bergabung dengan Sparta Rotterdam dengan status bebas transfer usai kontraknya habis bersama Excelsior Rotterdam U-21. (IG Liam Oetoehganal)

Salah satu pemain keturunan Indonesia yang diharapkan bisa tunjukkan konsistensinya ialah Liam Oetoehganal.

Musim ini pemain keturunan Indonesia itu berkarier di klub Sparta Rotterdam U-21.

Gelandang berusia 21 tahun itu menjadi salah satu pemain penting di skuad muda Sparta sejak bergabung pada 1 Juli 2025.

Dikontrak hingga 30 Juni 2027 dengan opsi perpanjangan satu tahun, Oetoehganal diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang klub berkat fleksibilitas dan etos kerjanya di lini tengah.

Baca Juga: Sayang PSSI Sementara Stop Naturalisasi, Padahal Bek PSV Ini Bisa Bela Timnas Indonesia

Sepanjang musim ini, Oetoehganal telah tampil dalam 19 pertandingan, mencatatkan 2 assist.

Meski bukan gelandang yang berorientasi menyerang, kontribusinya terlihat dari kemampuannya menjaga keseimbangan tim.

Lahir di Nijmegen, Belanda, pada 4 Mei 2004, Oetoehganal memiliki kewarganegaraan Belanda dan Suriname.

Posisi utamanya adalah gelandang tengah, tetapi ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang bertahan hingga bek kanan.

Dengan kaki kanan sebagai andalan, pemain yang berada di bawah naungan agen Essel Sports ini dikenal memiliki mobilitas tinggi serta disiplin dalam menjaga area permainan.

Karier Oetoehganal ditempa melalui akademi Feyenoord sejak usia muda sebelum melanjutkan perkembangan di Beerschot U23 (Belgia) dan Excelsior U-21.

Kontributor: Azka Putra

Load More