Suara.com - Jika jadi, Asnawi Mangkualam bergabung dengan Jeju United, dia kemungkinan akan sukses berkarier di sana. Kini santer dikabarkan Asnawi Mangkualam menjadi pemain incaran Jeju United, kontestan K-League 1 sebagai pengisi satu kuota pemain asing Asia klub tersebut.
Kabar baik dari kompetisi sepak bola Negeri Gingseng, klub kasta teratas K-League 1, Jeju United disebut memasukkan nama Asnawi Mangkualam ke dalam daftar rekrutan anyar.
Asnawi Mangkualam disebut bakal mengisi satu kuota untuk slot pemain asing Asia, hal ini diungkap Ross David salah satu pengamat sepak bola Korea.
Karier internasional Asnawi baru seumur jagung, selain itu sosoknya juga tak selalu menjadi andalan Ansan Greeners di kompetisi resmi.
Bisa jadi Asnawi hanya dijadikan sebagai bahan marketing pendongkrak segi finansial klub yang didapat dengan menjual salah satu pemain terbaik Indonesia itu.
Meski begitu, setidaknya ada beberapa alasan yang membuat karier Asnawi di Liga Korea bersama Jeju United mampu berkembang dan bahkan menuai kesuksesan.
Dua musim berkarier di kasta kedua Liga Korea bersama Ansan Greeners tentu semakin mengasah kemampuan Asnawi dalam bermain meski jarang menjadi starter.
Asnawi punya kelebihan dalam membantu penyerangan lewat sisi kanan, tak hanya dalam menyerang tetapi juga bertahan.
Kedua kemampuan ini dimiliki dengan sangat baik oleh Asnawi, karena itu juga Shin Tae-yong selalu memercayakan posisi bek sayap kanan untuknya.
Baca Juga: Piala AFF 2022: Ancaman untuk Theerathon Bunmathan, Asnawi Siap Hentikan Anda!
Motivasi berlebih jika Asnawi mampu bermain di kasta teratas Liga Korea, tentu kompetisi di kasta ini akan jadi pelecut semangatnya.
Terlebih nama Asnawi kini sudah dikenal sepatuh pendukung sepak bola Korea Selatan, sudah sepantasnya sosoknya mendapat klub besar.
Jeju United bisa menjadi batu loncatan Asnawi untuk dilirik klub yang lebih besar lagi, atau bahkan tampil di ajang Liga Champions Asia.
Asnawi tentu akan membawa pengalaman bermain di K-League 2 sebagai modal tampil menawan di kasta tertinggi sepak bola Korea.
Di musim keduanya bersama Ansan, Asnawi mengoleksi 26 penampilan dengan catatan 2 gol dan 2 assist, tentu bukan sembarang pemain Indonesia bisa melakukan ini.
Apalagi sosoknya merupakan salah satu pemain kesayangan Shin Tae-yong, eks pemain PSM Makassar tentu tak ingin mencoreng wajah pelatihnya di tim nasional.
Kontributor: Eko
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Rebutan Sebelum Piala Dunia! Arsenal dan Bayern Munich Sikut-sikutan demi 'Monster' Muda
-
Persib Bandung Hattrick Juara, Terima Bonus Rp1 Miliar dari KDM
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
Jari Emiliano Martinez Retak, Absen Bela Timnas Argentina di Piala Dunia 2026?
-
Bukan Jangka Panjang, Ini Alasan Andoni Iraola Hanya Mau 2 Tahun di Liverpool
-
Sumber: Gelandang Atalanta Ederson Sepakat Gabung Manchester United Senilai Rp 845 Miliar
-
PSSI Jelaskan Polemik Salah Tulis Nama Dimas di Piala AFF U-19 2026
-
Tikung Bercelona, Arsenal Lebih Berpeluang Dapatkan Julian Alvarez?
-
Efek Domino Kedatangan Ederson, MU Langsung Tendang 3 Pemain ke Daftar Jual
-
Ungkap Kesan Perdana, Egy Maulana Vikri Taruh Harapan Besar pada Timnas Indonesia Era John Herdman