Suara.com - Ini sederet alasan mengapa Timnas Indonesia bisa menjuarai Piala AFF 2024 mendatang jika gelaran ini resmi masuk dalam kalender FIFA.
Belakangan sepak bola Asia Tenggara dikejutkan dengan pernyataan Presiden FIFA, Gianni Infantino, soal ajang dua tahunan bertajuk Piala AFF.
Orang nomor satu di dunia sepak bola ini menuturkan bahwa FIFA menimbang kemungkinan Piala AFF dimasukkan ke dalam kalender FIFA.
Sebagai informasi, sebelumnya ajang bergengsi dua tahunan antarnegara Asia Tenggara ini bukanlah ajang resmi dari induk sepak bola dunia tersebut.
Karenanya, muncul wacana bahwa FIFA akan menjadikan Piala AFF ajang resmi internasional yang masuk dalam kalender FIFA.
“Piala AFF harus ditingkatkan masuk ke agenda FIFA (FIFA Days). Kami harus memastikan ajang ini semakin berkembang. Saya yakin jika kita bekerjasama, Piala AFF akan menjadi semakin besar dengan persetujuan FIFA,” ujar Gianni infantino dikutip dari Zingnews.
“Turnamen ini dianggap sebagai acara penting di Asia Tenggara. Dengan populasi lebih dari 650 juta orang. Masyarakat di kawasan ini sangat menyukai sepak bola,” lanjutnya.
Jika Piala AFF edisi selanjutnya, atau edisi 2024, telah resmi masuk dalam kalender FIFA, ada sederet alasan mengapa Timnas Indonesia nantinya bisa pecah telur dan memenangkan ajang ini untuk pertama kalinya.
Apa saja alasan tersebut? Berikut ulasannya.
Baca Juga: Aksi Theerathon Bunmathan di Piala AFF 2022 sama dengan Lionel Messi di Piala Dunia 2022
1. Pemain Abroad Bisa Bermain
Di Piala AFF 2022, Timnas Indonesia tak bisa tampil Full Team karena pemain Abroad di Eropa tak bisa bergabung karena ajang ini tak masuk kalender FIFA.
Jika Piala AFF 2024 masuk kalender FIFA, maka para pemain Abroad di Eropa seperti Sandy Walsh, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama bisa bergabung sehingga Timnas Indonesia bisa tampil Full Team dan berbicara banyak.
2. Motivasi Berlebih
Karena adanya wacana Piala AFF masuk kalender FIFA, maka Timnas Indonesia akan mendapat motivasi berlebih untuk menjuarai ajang resmi di bawah naungan induk sepak bola dunia tersebut.
Selain itu, jika Piala AFF masuk kalender FIFA, maka Timnas Indonesia akan tampil ngotot dan mencoba meraih kemenangan demi kemenangan agar bisa menaikkan ranking FIFA.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
Terkini
-
Viral! Jurnalis Perempuan Jadi Korban Pelecehan saat Liputan Piala Dunia 2026
-
Alasan Mantan Anak Emas John Herdman Absen di Laga Kanada vs Bosnia
-
Fakta vs Klaim FIFA: Benarkah Banyak Kursi Kosong di Piala Dunia 2026?
-
Penampakan Stadion Terburuk Piala Dunia 2026: Angin Kencang Bikin Tribun Goyang
-
Alasan Mengejutkan Trump Ogah Datang Pada Laga Perdana AS di Piala Dunia 2026
-
Sindiran Menohok Infantino: Piala Dunia Tambah Peserta, Italia Belum Tentu Lolos
-
Cristiano Ronaldo: Portugal Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
-
Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago
-
Gegara Lagu Kebangsaan, Spanyol Jadi Negara Paling Dibenci di Piala Dunia 2026, Kok Bisa?
-
Mind Corner di Liga Universitas 2026, Ruang Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian