Suara.com - Pemain Timnas Thailand Theerathon Bunmathan melakukan apa yang Lionel Messi lakukan saat bertanding di leg kedua final Piala AFF 2022 melawan Vietnam.
Pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Thammasat, Senin (16/1/2023) malam WIB itu, Theerathon jadi pahlawan kemenangan tim Gajah Putih.
Lewat gol semata wayangnya di menit ke-24, Thailand memastikan kemenangan dengan agregat 3-2 atas Vietnam. Thailand pun keluar sebagai kampiun Piala AFF 2022.
Di partai final itu, ada beberapa kesamaan yang dilakukan oleh Theerathon seperti yang dilakukan oleh Lionel Messi saat bermain di Piala Dunia 2022.
Di antaranya adalah Theerathon sama-sama menjabat sebagai tim seperti Messi. Theerathon ditunjuk oleh Alexandre Polking sejak awal kompetisi untuk mengemban ban kapten.
Kemudian Theerathon melakukan selebrasi yang provokatif. Pemain berusia 32 tahun itu berselebrasi di depan bench Vietnam saat mencetak gol di leg kedua final.
Theerathon berjalan ke arah depan bech Vietnam sambil meletakkan kedua tangannya di telinga. Gesture ini seolah ingin memprovokasi Park Hang-seo, pelatih Vietnam.
Alhasil, Park Hang-seo dan jajaran staf Vietnam sempat melayangkan protes atas selebrasi Theerathon itu kepada wasit.
Namun, wasit bergeming dan tak melakukan tindakan apapun.
Baca Juga: Shin Tae-yong: Jika Saya Memimpin Lebih Baik, Saya Bisa Bawa Piala AFF 2022
Apa yang dilakukan oleh Theerathon juga dilakukan oleh Messi saat mencetak gol ke gawang Belanda di perempat final Piala Dunia 2022.
Messi berlari ke arah bench Belanda lalu bergaya meletakkan kedua tangan ke kupingnya. Aksinya ini diduga ditujukan kepada pelatih Belanda Louis van Gaal.
Selanjutnya, Theerathon juga sama seperti Messi berhasil membawa timnya keluar sebagai juara.
Mereka juga sama-sama terpilih sebagai pemain terbaik di kompetisi yang mereka ikuti.
Bagi Theerathon sendiri, ini merupakan gelar Piala AFF ketiga yang dikoleksi olehnya. Sebelumnya, Theerathon sudah meraih gelar Piala AFF di edisi 2016 dan 2022.
Kontributor: Aditia Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
Kapten Inter Milan: Kami Minta Maaf kepada Emil Audero
-
Tak Jadi Dibuang, Begini Alasan Pelatih Ipswich Town Pertahankan Elkan Baggott
-
Dari PSG Hijrah ke Persib Bandung, Layvin Kurzawa: Istri Saya Menangis
-
Bukan Ultras Inter! Pelaku Tunggal Pelempar Flare ke Emil Audero Akhirnya Ditangkap
-
Timnas Indonesia Krisis Striker Abroad Eropa Andai Mauro Zijlstra Gabung Persija
-
4 Pemain Timnas Indonesia Dicoret John Herdman Jelang FIFA Series 2026
-
Inter Milan Terancam Sanksi Berat Usai Petasan Suporter Lukai Pelaku dan Targetkan Emil Audero
-
Striker Abroad Timnas Indonesia Dirumorkan Jadi Incaran Persebaya Surabaya
-
Thom Haye Emosional Main di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
-
Pemain Keturunan Rp 86,91 Miliar Menghilang saat 'Sidak' John Herdman ke Eropa, Ada Masalah Apa?