Suara.com - Southampton resmi memecat pelatih Nathan Jones pada Minggu (12/2/2023) setelah pelatih asal Wales itu hanya mampu membawa timnya memenangkan satu pertandingan Liga Premier Inggris sejak ditunjuk latih The Saint tiga bulan lalu.
Rentetan hasil buruk itu membuat Southampton terpuruk di dasar klasemen, dengan hanya mengoleksi 15 poin dari 22 pertandingan.
"Southampton Football Club dapat mengonfirmasi telah berpisah dengan pelatih tim utama Nathan Jones. Staf pelatih Chris Cohen dan Alan Sheehan juga telah meninggalkan klub," kata klub tersebut dalam sebuah pernyataan yang dikutip AFP pada Minggu.
Jones adalah pelatih Southampton kedua yang dipecat musim ini setelah eks pelatih Luton Town ditunjuk pada November sebagai pengganti Ralph Hasenhuettl beberapa hari sebelum jeda Piala Dunia 2022.
Sementara The Saints mencapai babak kelima Piala FA dan semifinal Piala Liga Inggris setelah mengalahkan Manchester City, Southampton gagal keluar dari zona degradasi di liga Premier Inggris.
Selama dilatih Jones, Southampton hanya berhasil menang saat melawan klub zona degradasi lainnya yaitu Everton bulan lalu dan menelan kekalahan dalam tujuh pertandingan lainnya.
Pertandingan terakhir Jones sebagai pelatih adalah kekalahan 1-2 melawan 10 pemain Wolverhampton Wanderers pada Sabtu.
Southampton mengatakan bahwa staf pelatih tim utama Ruben Selles akan menjadi pelatih sementara, dia akan mempersiapkan tim utama untuk pertandingan melawan Chelsea akhir pekan depan. (ANTARA)
Baca Juga: Son Heung-Min Frustasi, Tottenham Hotspurs Kena Bantai Leicester
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Panas! Dituding Rampok 7 Gelar Real Madrid, Barcelona Siapkan Langkah Hukum
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair