Suara.com - Banyak tokoh kompeten yang gagal melaju jadi pengurus PSSI dalam Kongres Luar Biasa (KLB). Salah satunya ada mantan striker Timnas Indonesia yang barang tentu tahu betul kondisi sepak bola Indonesia.
Di antara mereka ada nama Azrul Ananda. Azrul Ananda menjadi salah satu nama terdepan yang diharapkan bisa masuk ke tubuh PSSI. Sebab, CEO Persebaya Surabaya ini punya rekam jejak yang bagus di dunia sepak bola.
Sayangnya, Azrul yang mengajukan dirinya sebagai calon anggota Komite Eksekutif tak mendapat suara yang cukup untuk lolos.
Lalu, Hasani Abdulgani juga menjadi salah satu tokoh profesional yang dinilai mampu membawa perubahan besar dalam tubuh PSSI.
Namun, lelaki yang punya pergerakan cekatan dalam menaturalisasi pemain keturunan ini justru tak terpilih dalam KLB PSSI.
Selain itu, Ahmad Syauqi Soeratno juga dinilai menjadi sosok yang tepat untuk mengisi federasi. Ketua Asprov Daerah Istimewa Yogyakarta ini punya rekam jejak yang cukup apik.
Sebab, dia pernah bertugas di Badan Liga Amatir Indonesia (BLAI). Ini menjadi kegagalan kedua bagi Syauqi yang pada edisi 2019-2023 sempat mengajukan diri dalam pemilihan Exco.
Lainnya ada, Bima Sinung yang berasal dari perwakilan klub juga ternyata gagal mendapat suara yang cukup untuk menjadi Exco PSSI.
Padahal, CEO PSIM Yogyakarta ini punya visi yang apik dalam membangun sepak bola Indonesia.
Baca Juga: Daftar Jabatan Ahmad Riyadh sejak 2011 sampai 2027, Awet Jadi Pengurus PSSI
Nama lain, jika berbicara soal dunia kepelatihan, tentu Yeyen Tumena adalah salah satu nama yang layak untuk terlibat dalam jajaran Exco PSSI. Sayangnya, instruktur pelatih PSSI ini tak mendapatkan dukungan yang cukup untuk terpilih.
Terakhir, Kurniawan Dwi Yulianto juga menjadi salah satu tokoh yang tak bisa memperebutkan suara terbanyak dalam Kongres Luar Biasa PSSI.
Sebelumnya, mantan striker Timnas Indonesia ini mengajukan namanya sebagai calon anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kontributor: Muh Faiz Alfarizie
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Api Sore Hari
-
Darurat Karhutla Kalimantan, Jepang Kirim 600 Pasukan Khusus dan Kapal Amfibi
-
Resmi! Daftar Pemain Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027
-
Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Ketiga, Kejagung Ingatkan Batasan KUHAP Baru
-
Mengenal Inovasi Sistem Hybrid Terbaru pada Mitsubishi New Xforce HEV
-
Ulasan Buku Senjata Kaum Lemah: Ketika Melawan Tak Harus Berteriak
-
Bahaya Residu Benzena pada Sunscreen Spray, Bisa Picu Kanker Darah
-
Terjawab! Alasan Teknis Mengapa Vario Evo 160 Tipe Tertinggi Belum Pakai Suspensi Ganda
-
Buruh Pantau 10 Pasal Krusial RUU Ketenagakerjaan, Siap Demo Jika Isinya Merugikan!
-
Lenovo Idea Tab Plus Resmi Dijual di Indonesia, Tablet 12,1 Inci, Harga Mulai Rp6,1 Juta