Suara.com - Pelatih tim nasional U-20 Indonesia Shin Tae-yong mengatakan bahwa skuadnya mengincar kemenangan atas Selandia Baru pada laga lanjutan turnamen internasional di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu (19/2), mulai pukul 19.30 WIB.
"Target untuk laga besok adalah kami mau menang dengan gaya permainan kami," ujar Shin di Lapangan A Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (18/2/2023).
Meski demikian, juru taktik asal Korea Selatan itu menyadari bahwa keinginan itu tidak mudah untuk diwujudkan.
Selandia Baru, menurut Shin, merupakan tim yang lebih baik daripada Fiji, khususnya dari segi fisik. Para pemain mereka memiliki postur yang lebih kokoh dan tinggi.
"Jadi, kami harus mengantisipasi duel bola-bola atas," kata pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu.
Hanya memiliki satu hari jeda sebelum melawan Selandia Baru, setelah mengalahkan Fiji empat gol tanpa balas, Jumat (17/2), Shin Tae-yong pun tidak mau memaksakan porsi latihan berat kepada pemainnya.
"Fokus adalah ke pemulihan daripada yang lainnya. Namun memang ada evaluasi soal kesalahan kesalahan yang dilakukan pemain pada laga kemarin," tutur dia.
Pada laga pertamanya di turnamen internasional yang diikuti empat negara itu, Jumat (17/2), di SUGBK, timnas U-20 Indonesia menundukkan Fiji dengan skor 4-0.
Keempat gol yang dibuat Arkhan Fikri, Kakang Rudianto, Resa Aditya dan Hokky Caraka membawa Indonesia memimpin klasemen sementara turnamen yang diikuti empat negara itu karena di pertandingan lain, Guatemala cuma mengalahkan Selandia Baru 3-1.
Baca Juga: Shin Tae-yong Menanti Diskusi Tentang Sepak Bola Indonesia dengan Erick Thohir
Pada Minggu (19/2/2023), selain Indonesia kontra Selandia Baru, ada pertandingan Fiji melawan Guatemala mulai pukul 16.30 WIB juga di SUGBK.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup