Suara.com - Inter Milan kalahkan Udinese dalam lanjutan Liga Italia. Balas dendam Inter Milan terbalaskan. Pertandingan ke-23 Liga Italia dimainkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu dini hari WIB.
Nerazzurri yang berada di peringkat kedua kini mengoleksi 47 poin dan masih terpaut 15 poin dari pemuncak klasemen Napoli.
Sedangkan Udinese yang gagal menang dalam empat laga terakhirnya di liga berada di posisi kesembilan dengan 30 poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.
Inter mencoba mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu.
Sepakan voli Nicolo Barella dapat ditahan pemain Udinese, kemudian Romelu Lukaku sempat dijatuhkan Destiny Udogie di kotak terlarang namun wasit tidak menganggapnya sebagai pelanggaran.
Barulah pada menit ke-20, Inter mendapatkan hadiah penalti.
Dari situasi kemelut di mulut gawang Udinese, Walace dinyatakan melakukan pelanggaran terhadap Denzel Dumfries.
Eksekusi pertama Lukaku dapat ditahan kiper Marco Silvestri, tetapi wasit meminta penalti itu diulang karena adanya gangguan.
Pada percobaan kedua, Lukaku mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna.
Keunggulan Inter bertahan sampai menit ke-43, setelah Udinese mencetak gol balasan. Lukaku kehilangan bola dengan mudah, untuk membuat Roberto Pereyra dapat menginisiasi serangan dengan balik, yang diakhiri dengan sepakan keras Sandi Lovric yang terdefleksi Matteo Darmian untuk masuk ke gawang Inter.
Situasi saling ancam melalui serangan balik sempat mewarnai permainan pada babak kedua.
Dari satu serangan balik pada menit ke-63, Federico Dimarco mengirimkan umpan kepada Henrikh Mkhitaryan yang diselesaikan pemain Armenia itu dengan sepakan keras kaki kanan menjadi gol.
Pemain pengganti Lautaro Martinez sempat membuang peluang saat sepakannya melambung meski tinggal menceploskan bola ke gawang.
Meski demikian pada menit ke-89, Martinez menebusnya ketika berhadapan dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Marco Silvestri, dan kali ini sepakannya meluncur keras ke bagian atas gawang Udinese.
Daftar susunan pemain:
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Neymar Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026, Kini Sejajar dengan Pele dan Cafu
-
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru dari Oxford United
-
Vinicius Jr Samai Rekor Ronaldo hingga Neymar usai Brasil Bantai Skotlandia di Piala Dunia 2026
-
Ismael Saibari Jadi Pemain Afrika Pertama yang Selalu Cetak Gol di Fase Grup Piala Dunia 2026
-
Lolos Meski Kalah dari Swiss, Kanada Berharap Alphonso Davies Pulih di Knockout Piala Dunia 2026
-
Nasib Skotlandia di Ujung Tanduk usai Dibungkam Brasil, Steve Clarke Pasrah
-
Tertangkap Aksi Tutup Mulut, Ini Alasan Jude Bellingham Tak Dikartu Merah
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Hasil Piala Dunia 2026: Vinicius Junior Menggila, Brasil Gilas Skotlandia