Bola / Liga Spanyol
Jum'at, 03 Maret 2023 | 13:53 WIB
Ekspresi pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti dalam laga Liga Spanyol kontra Atletico Madrid di Santiago Bernabeu, Minggu (26/2/2023) dini hari WIB. [OSCAR DEL POZO / AFP]

Suara.com - Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti tak menunjukkan kepanikan kendati timnya baru saja kalah dari Barcelona dalam leg pertama semifinal Copa del Rey 2022-2023.

Ancelotti justru makin optimis Los Blancos bakal melaju ke final Copa del Rey dengan mengalahkan Barcelona di leg kedua pada 6 April mendatang.

Duel Real Madrid vs Barcelona di Santiago Bernabeu, Jumat (3/3/2023) dini hari WIB berakhir dengan skor 1-0 untuk kemenangan tim Catalan. Blaugrana menang berkat gol bunuh diri Eder Militao di babak pertama.

Penyerang Real Madrid asal Brazil Vinicius Junior (kiri) bersaing dengan gelandang Barcelona asal Belanda Frenkie de Jong selama pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey antara Real Madrid vs Barcelona di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada 2 Maret, 2023.OSCAR DEL POZO / AFP.

Dalam pertandingan itu, Madrid sejatinya tampil begitu dominan. Bahkan, Opta mencatat penguasaan bola Los Blancos mencapai 64,7 persen alias yang tertinggi selama El Clasico sejak 2013-14.

Namun, lini serang Madrid tampil ompong. Mereka mampu menciptakan 11 tembakkan tetapi tidak ada yang berhasil on target atau tepat sasaran.

Menurut Ancelotti, Karim Benzema dan kawan-kawan telah menampilkan permainan yang sangat bagus kontra Barcelona terlepas hasil akhir yang dinilai tak mencerminkan jalannya pertandingan.

Penyerang Real Madrid asal Prancis Karim Benzema (tengah) berebut bola dengan bek Barcelona asal Prancis Jules Kounde selama pertandingan leg pertama semifinal Copa del Rey antara Real Madrid vs Barcelona di stadion Santiago Bernabeu di Madrid pada bulan Maret 2, 2023.JAVIER SORIANO / AFP.

Ancelotti menganggap Real Madrid cuma butuh mereplikasi penampilan apik itu sambil meningkatkan efektivitas di lini depan untuk bisa mengalahkan Barcelona di leg kedua.

"Itu adalah pertandingan yang bagus, intens, dengan banyak tekanan. Mereka hanya memiliki 35% penguasaan bola," kata Ancelotti dikutip dari Marca, Jumat (3/3/2023).

"Kami kurang efektif di sepertiga akhir. Mereka sangat kuat di bola-bola atas. Itu adlah permainan yang kami inginkan, tetapi bukan hasilnya."

Baca Juga: Real Madrid Gagal Bikin Tembakkan Tepat Sasaran ke Gawang Barcelona, Pertama Sejak Musim 2013-14

"Itu memberi kami kepercayaan diri untuk leg kedua. Kami harus mengulangi performa ini di Camp Nou," tambahnya seraya menyebut gol kemenangan Barcelona lahir dari kesalahan timnya sendiri.

Load More