Malaysia Super League atau Liga Malaysia juga memiliki aturan serupa dengan Liga Thailand, yakni kuota 9 pemain asing, di mana 1 di antaranya pemain asing ASEAN.
Berbeda dengan Liga Thailand, Liga Malaysia hanya mengizinkan 5 pemain asing saja yang boleh dimainkan saat bertanding.
3. V-League (Liga Vietnam)
Liga Vietnam atau V-League memiliki kuota pemain asing lebih sedikit, dengan mengizinkan setiap klub memiliki 4 pemain asing, di mana salah satunya adalah pemain asing Asia, hampir mirip dengan Liga 1.
Namun saat bertanding, tim-tim di Liga Vietnam hanya diperbolehkan memainkan 4 pemain asing saja dalam melakoni pertandingan.
4. Liga 1 (Liga Indonesia)
Liga 1 sebelumnya mempertahankan aturan kuota pemain asing yakni 3+1, dengan 3 pemain asing bebas dan 1 pemain Asia.
Namun perubahan nama ke Liga Indonesia dibarengi dengan perubahan aturan kuota pemain asing, yakni menjadi 5+1, dengan 5 pemain asing bebas dan 1 pemain ASEAN.
Hanya saja, nantinya tim-tim di Liga Indonesia hanya diperbolehkan memainkan 4+1 pemain asing saja, yakni 4 pemain asing bebas dan 1 pemain ASEAN.
Baca Juga: Marc Klok hingga Igbonefo Kecewa Aturan Baru Liga 1: Main di Timnas WNI, di Klub Jadi Naturalisasi
[Felix Indra Jaya]
Berita Terkait
-
Jadwal PSIS vs Madura United di BRI Liga 1, Gilbert Agius: Ini Laga yang Berat
-
Prediksi PSIS vs Madura United di BRI Liga 1 Hari Ini: Skor Head to Head, Susunan Pemain
-
Ezra Walian dan Marc Klok Ramai-Ramai Protes Pembatasan Pemain Naturalisasi: di Liga Kami Bukan Orang Indonesia
-
Jelang Persib vs Persik Kediri, Marc Klok Belum Pasti Tampil Perkuat Pangeran Biru, Ada Apa?
-
BRI Liga 1 2022/2023: Cek Daftar Harga dan Lokasi Penukaran Tiket Persib vs Persik Kediri
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap