Suara.com - Godfried Roemeratoe mendapat panggilan memperkuat Timnas Curacao untuk menjalani laga uji coba melawan Kanada di FIFA Matchday.
Duel antara Curacao, yang pernah dikalahkan Timnas Indonesia, dengan Kanada ini bakal berlangsung pada 25 Maret mendatang.
Ini menjadi kali pertama Godfried Roemeratoe membela Timnas Curacao senior. Fakta menariknya, Godfried Roemeratoe merupakan pemain keturunan Maluku, Indonesia.
Menurut Football Talentnesia, Godfried Roemeratoe adalah pemain keturunan Indonesia asal Maluku.
"Godfried Roemeratoe mendapat panggilan dari tim nasional Curacao untuk pertama kalinya. Pemain tengah asal Maluku itu juga layak untuk Curacao karena bakatnya," tulis Football Talentnesia di akun Instagram mereka.
Selain melawan Kanada, Curacao bakal melawan Argentina pada 28 Maret. Ini artinya, Godfried Roemeratoe punya kesempatan untuk bermain melawan kampiun Piala Dunia 2022 tersebut.
Lantas, siapa sebetulnya Godfried Roemeratoe ini? Berikut ulasan profil singkatnya.
Profil Godfried Roemeratoe
Godfried Roemeratoe merupakan pesepakbola kelahiran Oost-Souburg, Belanda, pada 19 Agustus 1999. Meski lahir di Belanda, ia punya darah keturunan Curacao dan Indonesia.
Baca Juga: CEK FAKTA: DPR RI Restui Naturalisasi 3 Pemain Keturunan untuk Timnas Indonesia U-20, Benarkah?
Pemain yang berposisi sebagai gelandang bertahan tersebut memulai karier sepak bolanya dengan menimba ilmu di FC Twente pada 2014-2018.
Ia kemudian menembus tim Jong FC Twente pada 2017, di waktu yang sama Godfried Roemeratoe juga berhasil menembus tim utama Twente.
Godfried mulai mendapat banyak kesempatan di musim 2019/20 dengan mencatatkan 15 laga di Liga Belanda. Lalu di musim 2022/21, Godfried Roemeratoe semakin mendapat kepercayaan.
Di musim 2020/21 itu, Godfried Roemeratoe mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi buat Twente. Namun di musim 2021/22, ia justru dipinjamkan ke Willem II.
Meski dipinjamkan, Godfried Roemeratoe cukup mendapat kesempatan dengan tampil 21 kali di kasta kedua Liga Belanda.
Meski tampil cukup impresif, FC Twente memutuskan tak memperpanjang kontrak Godfried Roemeratoe dan melepasnya ke klub Israel, Hapoel Tel Aviv pada Juli 2022.
Berita Terkait
-
Jadi Rebutan, Pemain Keturunan Surabaya Ini Diincar Ajax Amsterdam dan 2 Klub Inggris
-
Petaka untuk Timnas Indonesia? Setelah Ole Romeny, 2 Bintang Juga Terancam Degradasi!
-
Statistik Ngeri Maarten Paes di Ajax, Bungkam Kritik dengan 4 Clean Sheet dari 8 Laga
-
Calvin Verdonk dan Lille Jaga Asa ke Liga Champions usai Hajar Paris FC
-
Tolak Timnas Indonesia, Jayden Oosterwolde Kini Dirumorkan Pilih Turkiye?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jadi Rebutan, Pemain Keturunan Surabaya Ini Diincar Ajax Amsterdam dan 2 Klub Inggris
-
Empat Pemain Dewa United Dipanggil Timnas Indonesia, Jan Olde: Semoga Beruntung
-
Luar Biasa! Emil Audero Masuk Tim Terbaik Serie A Italia Pekan Ke-34
-
Pemain yang Gacor di Super League tapi Belum Dilirik John Herdman, Siapa Saja?
-
Paul Munster Akui Bhayangkara FC Bakal Sulit Kalahkan Persib, Tapi..
-
Bhayangkara FC Siap Rusak Ambisi Juara Persib Bandung
-
Bhayangkara FC vs Persib: Bojan Hodak Ungkap Pernah Incar Doumbia dan Sidibe
-
Marc Klok Siap Sikut Nama-nama Beken Demi Tempat Utama Timnas Indonesia
-
Pukul Lawan, Kiper Real Zaragoza Esteban Andrada Dihukum 13 Laga
-
Mykhailo Mudryk Dijatuhi Sanksi 4 Tahun, Ajukan Banding ke CAS