Suara.com - Setidaknya ada tiga pemain Kenya yang wajib diwaspadai Timnas Indonesia andai kedua tim benar-benar bertemu di FIFA Matchday periode Maret 2023. Siapa saja?
Kenya digadang-gadang menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday yang berlangsung 20-28 Maret 2023.
Kabar ini diketahui pertama kali dari cuitan akun @257foot yang mengatakan bahwa Kenya dan Burundi akan menghadapi tim berjuluk skuad Garuda itu.
Dalam cuitan itu pula, disebutkan bahwa pertandingan melawan Kenya dan Burundi pada FIFA Matchday bulan ini akan dihelat di Indonesia.
Duel melawan Kenya dan Burundi pun akan menjadi kesempatan apik bagi Timnas Indonesia, mengingat ranking keduanya yang ada di atas skuad besutan Shin Tae-yong tersebut.
Kenya sendiri berada di peringkat 101 FIFA. Sedangkan Burundi berada 10 peringkat di atas Timnas Indonesia, yakni di peringkat ke-141.
Ranking Kenya yang tinggi ini tak lepas dari prestasinya dan juga banyaknya pemain bintang yang dimiliki tim berjuluk Harambee Stars itu.
Andai duel melawan Timnas Indonesia terjadi, kira-kira siapa saja pemain Kenya yang wajib diwaspadai pada pertandingan nanti? Berikut daftarnya.
1. Michael Olunga
Baca Juga: Simpang Siur Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Batal Hadapi Kenya dan Burundi?
Michael Olunga adalah penyerang andalan Kenya. Hal ini dibuktikan dengan 44 caps yang telah ia buat, dan 19 gol yang ia ciptakan bagi Harambe Stars.
Selain itu, penyerang berusia 28 tahun itu punya jam terbang mumpuni, baik di kancah Eropa maupun di level Asia saat bermain di level klub.
Kini ia bermain bagi tim papan atas Qatar, Al Duhail. Musim ini saja dirinya telah mencetak 11 gol dari 14 laga di kancah liga, dan total telah mencetak 18 gol dari 17 laga di segala ajang.
2. Teddy Akumu
Teddy Akumu merupakan gelandang bagi Timnas Kenya. Ia menjadi salah satu pemain yang kerap membela Harambe Stars di kancah internasional.
Saat ini pemain berusia 30 tahun itu bermain bagi tim kasta teratas Jepang, Sagan Tonsu. Sehingga,ia akrab dengan sepak bola Asia secara menyeluruh.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Disebut Punya Target Sangat Tinggi untuk Timnas Indonesia di Piala Dunia U-20
-
5 Pemain Liga 2 yang Mampu Singkirkan Penggawa Liga 1 di TC Timnas Indonesia U-22
-
Hugo Samir Gagal Bersama Shin Tae-yong di Piala Asia U-20: Ini Pengalaman Sangat Berharga
-
Media Vietnam Bongkar Keburukan Masa Lalu Sepak Bola Indonesia Jelang Piala Dunia U-20
-
Burundi Rilis Daftar Pemain untuk Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana