Suara.com - Barcelona menghadapi tuduhan korupsi atas suap terhadap mantan wakil presiden komite wasit Spanyol, Jose Maria Enriquez Negreira.
Dilansir dari BBC, Sabtu (11/3/2023), terungkap bulan lalu bahwa Barcelona membayar Negreira dan perusahaan miliknya dengan uang total 8,4 juta euro atau sekitar Rp122 miliar.
Pengadilan Barcelona mendengar pada Jumat (10/3/2023) bahwa Barcelona, mantan pejabat klub dan Negreira telah didakwa atas "korupsi", "pelanggaran kepercayaan" dan "catatan bisnis palsu".
Tuntutan hukum yang diajukan oleh kantor kejaksaan Barcelona ini menargetkan klub, serta mantan presiden Blaugrana, Josep Maria Bartomeu dan Sandro Rosell.
"FC Barcelona memperoleh dan mempertahankan perjanjian lisan yang sangat rahasia dengan Jose Maria Enriquez Negreira sehingga, dalam kapasitasnya sebagai wakil presiden komite arbitrase teknis (CTA) dan dengan imbalan uang, yang terakhir melakukan tindakan yang cenderung menguntungkan FC Barcelona dalam keputusan wasit," kata kantor kejaksaan.
Kepala eksekutif La Liga Javier Tebas mengatakan bulan lalu bahwa presiden saat ini Joan Laporta harus mengundurkan diri jika dia tidak dapat menjelaskan pembayaran tersebut.
Laporta menanggapi dengan mengatakan dia tidak akan menuruti permintaan Tebas tetapi tuduhan itu datang tiga hari setelah Laporta menegaskan klubnya "tidak pernah membeli wasit".
"Jelaskan bahwa Barca tidak pernah membeli wasit dan Barca tidak pernah berniat membeli wasit, sama sekali tidak pernah," kata Laporta pada Selasa (7/3/2023).
Bagaimana Skandal Ini Terungkap?
Baca Juga: Kecuali Lakukan Hal Ini, Barcelona Tak Akan Bisa Belanja Pemain di Bursa Transfer Musim Panas 2023
Pembayaran tersebut, terungkap bulan lalu oleh stasiun radio Ser Catalunya, setelah penyelidikan otoritas pajak terhadap perusahaan Negreira, Dasnil 95.
Barcelona melakukan pembayaran kepada perusahaan dengan total 1,4 juta euro yang dilaporkan antara 2016 dan 2018, dan membayar Negreira sekitar 7 juta euro antara 2001 dan 2018, tahun ketika dia meninggalkan perannya sebagai komite wasit Spanyol.
Barca mengakui klub telah membayar Dasnil 95, yang digambarkan sebagai "konsultan teknis eksternal" untuk menyusun laporan video terkait wasit profesional "dengan tujuan melengkapi informasi yang dibutuhkan oleh staf pelatih".
Mereka menambahkan bahwa mengontrak laporan adalah "praktik yang biasa dilakukan di antara klub profesional".
Tudingan korupsi dan suap Barcelona meningkat setelah 18 dari 20 klub Liga Spanyol mengeluarkan pernyataan tentang kekhawatiran mendalam atas situasi tersebut.
Terkini, Laporta mengatakan Barcelona akan meluncurkan penyelidikan internal atas pembayaran tersebut.
Pelatih Barcelona Xavi, yang memenangkan delapan gelar La Liga bersama mereka sebagai pemain antara tahun 1998 dan 2015, mengatakan dia tidak mengetahui tentang pembayaran dan tidak pernah merasa timnya memiliki keuntungan.
"Saya selalu ingin menang, tapi adil. Jika saya pikir kami curang, saya akan pulang," kata Xavi Hernandez usai Barcelona ditahan imbang Manchester United 2-2 di Liga Europa bulan lalu.
Berita Terkait
-
Prediksi Real Madrid vs Espanyol di Liga Spanyol: Susunan Pemain, Head to Head dan Link Live Streaming
-
Gembira Persik Kediri Habisi Maung Bandung, Divaldo Alves: Persib adalah Barcelona di Indonesia
-
PSG Tersingkir, Lionel Messi Ketiban Rekor Buruk di Liga Champions, Kangen Barcelona?
-
Siapakah Alberto Botia? Bek Incaran Persib Ini Pernah Perkuat Tim Utama Barcelona Asuhan Pep Guardiola
-
Belum Kibarkan Bendera Putih, Real Madrid Masih Pede Bisa Kejar Gap 9 Poin dari Barcelona
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Kisah Gila Dennis Dargahi: Tes DNA Hingga Ganti Nama Demi Bela Timnas Iran di Piala Dunia 2026
-
Predisi Skor Tunisia vs Jepang Piala Dunia 2026: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
3 Calon Pemain Naturalisasi yang Kemungkinan Tak Dilirik John Herdman ke Timnas Indonesia
-
Dicap Terlalu Mahal, TVRI Bongkar Alasan Hak Siar FIFA Rp1,3 Triliun
-
Alasan Mengejutkan John Herdman Belum Nonton Piala Dunia 2026
-
Diam-diam Pantau Kekuatan Timnas Indonesia, Striker Keturunan Depok Takjub dengan Sosok John Herdman
-
Turki Tersingkir Tragis dari Piala Dunia 2026 usai Kalah dari 10 Pemain Paraguay
-
Misteri Proses Naturalisasi Striker VVV-Venlo ke Timnas Indonesia Akhirnya Terjawab
-
Indonesia Bidik Status Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup, Segera Kirim Surat ke FIFA