Suara.com - Persija Jakarta dikabarkan harus membayar mantan pemainnya, Marko Simic senilai total Rp7 miliar. Hal itu setelah FIFA disebut memenangkan gugatan yang dilayangkan striker asal Kroasia tersebut.
Hubungan Marko Simic dan Persija Jakarta memang merenggang sebelum meninggalkan klub Ibu Kota itu. Dia membawa masalah pemotongan gaji saat pandemi Covid-19 ke FIFA.
Simic diketahui memutus kontraknya bersama Persija Jakarta secara sepihak. Dia mengklaim Macan Kemayoran telah menunggak gajinya.
Di sisi lain, Persija melakukan pembelaan dengan menyebut Simic sudah setuju dengan pengurangan gaji sesuai aturan PSSI selama kompetisi terhenti di tengah pandemi Covid-19.
Terkini, gugatan Marko Simic dimenangkan oleh FIFA. Hal itu diketahui melalui dokumen resmi federasi sepak bola internasional itu yang bernomor surat REF FPSD-5911.
Dalam dokumen setebal 24 halaman yang ditandatangani Emilio Garcia Silvero selaku Chief Legal dan Compliance Officer, manajemen Persija harus membayar gaji serta bonus dan lainnya ke Marko Simic selama periode Mei 2020 hingga April 2022.
Persija Jakarta, dalam dokumen FIFA tersebut, diminta untuk membayar sebanyak 29 jenis kewajibannya kepada Marko Simic dengan total 447.217 dolar AS atau setara sekitar Rp7 miliar.
Uang tersebut meliputi gaji, bonus, rumah, tiket pesawat, biaya hidup hingga kompensasi pemutusan kontrak secara sepihak. Lalu ada juga terkait bunga yang masing-masing berjumlah 5 persen.
Sebelum hubungannya memburuk dengan Persija Jakarta, Simic merupakan pahlawan tim ketika ketajamannya di depan gawang berbuah gelar juara Liga 1 dan Top Skor Liga 1 2018.
Baca Juga: Persis Solo Imbang Lawan Arema FC, Leonardo Medina: Hasil Ini Tak Membuat Saya Senang
Semusim pasca mengakhiri puasa gelar juara Persija, Simic makin tampil apik dengan mengemas 28 gol di Liga 1 2019, sebelum akhirnya hengkang.
Selepas meninggalkan Persija, striker kelahiran 1988 itu diketahui bergabung dengan klub Kroasia, Radnicki Kragujevac.
Berita Terkait
-
5 Anak Buah Indra Sjafri Akan Digembleng Shin Tae-yong Lawan Burundi di FIFA Matchday
-
Prediksi Persija vs PSIS di BRI Liga 1: Skor Head to Head, Susunan Pemain, Siaran Langsung Indosiar Sore Ini
-
Persik Kediri Gerak Cepat Amankan Jasa Mohammad Khanafi
-
Persija Jakarta vs PSIS Semarang: Susunan Pemain, Head to Head, Tanding Jam Berapa?
-
Bek Rp4,35 Miliar Asuhan Shin Tae-yong Akui Persija Jakarta Sedang Sulit, Bangkit Kontra PSIS Semarang?
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
24 Korban KM Nurul Salsa Masih Hilang, Basarnas Kerahkan KN SAR Kamajaya
-
4 Rekomendasi Parfum SAFF & Co. Paling Wangi dan Tahan Lama, Lengkap dengan Review
-
I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil
-
Takut Dihakimi Manusia, 6 dari 10 Gen Z Indonesia Pilih Curhat ke AI
-
Cara Cek Sepatu New Balance 530 Ori, Kenali Bedanya dengan yang KW
-
Ikut Beri Dukungan, Tom Cruise Bagikan Momen usai Nonton Film The Odyssey
-
CENTCOM: 50 Ribu Pasukan Amerika Serikat Siaga Serang Iran
-
5 Rekomendasi Sepatu Jalan yang Nyaman untuk Pemakaian Sehari-hari, Ringan dan Empuk
-
Harta Karun di Balik Serat Kayu: Kisah Guru Trenggalek Merawat Manuskrip Islam Abad ke-19
-
Janji Fabio Calonego Usai Memperpanjang Masa Bakti Bersama Persija Jakarta