Suara.com - AC Milan gagal total setelah telan kekalahan 1-3 saat bertandang ke Udinese dalam lanjutan Liga Italia. Kekalahan ini membuat AC Milan gagal menggeser Lazio di peringkat tiga.
Tiga gol tuan rumah masing-masing dicetak oleh Roberto Pereyra, Beto Betuncal dan Kingsley Ehizibue.
AC Milan sempat menyamakan kedudukan di akhir babak pertama berkat tendangan penalti Zlatan Ibrahimovic.
AC kini masih menempati peringkat empat dengan torehan 48 poin dan terpaut satu poin dari Lazio dan dua poin dari Inter Milan di posisi dua, demikian catatan laman resmi Serie A.
Udinese sudah langsung memimpin pada menit ke-9. Menerima umpan Lazar Samardzic, Pereyra sukses membobol gawang Mike Maignan dengan tendangan kaki kanannya. Skor menjadi 1-0.
AC Milan mendapatkan peluang besar untuk menyamakan kedudukan setelah mendapatkan hadiah penalti di masa injury tim babak pertama. Penalti itu diberikan wasit karena Jaka Bijol melakukan handball di kotak terlarang.
Ibrahimovic maju sebagai eksekutor, tetapi tendangannya berhasil ditepis Marco Silvestri. Namun, VAR menilai penalti itu harus diulang hingga membuat pelatih Udinese Andrea Sottil melakukan protes keras.
Wasit kemudian mengusir Sottil dengan memberikannya kartu merah langsung.
Penalti kemudian diulang lagi, kali ini Ibrahimovic melakukan tugasnya dengan baik dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1 untuk Milan. Ini juga membuat Ibrahimovic menjadi pencetak gol tertua di Serie A di usia 41 tahun dan 166 hari.
Jelang berakhirnya babak pertama, Udinese berhasil mencetak gol lewat tendangan kaki Beto yang gagal diamankan Maignan. Babak pertama berakhir dengan keunggulan 2-1 Udinese atas Milan.
AC Milan langsung tampil menyerang di babak kedua agar bisa langsung menyamakan kedudukan.
Pada menit ke-56, Fode Toure nyaris mencetak gol untuk Milan lewat sundulannya. Namun, arah bola masih melebar di sisi gawang Marco Silvestri.
Udinese justru bisa memperlebar keunggulan mereka pada menit ke-70. Kingsley Ehizibue menjebol gawang Maignan setelah memaksimalkan umpan Iyenoma Udogie. Milan tertinggal 1-3.
AC Milan berusaha untuk mengejar ketertinggalan di waktu yang tersisa. Namun, tidak ada gol tambahan hingga pertandingan selesai.
Susunan pemain
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hasil Persija vs Persib di Babak I: Brace Adam Alis Bawa Maung Bandung Berbalik Unggul 2-1
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958