Suara.com - Persija Jakarta masih ngotot mau menjamu rival abadinya, Persib Bandung dalam laga tunda pekan ke-28 BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Padahal, SUGBK sudah dilarang oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir buat dipakai.
Sebelumnya, Erick Thohir melarang SUGBK dipakai kepentingan lain sampai gelaran Piala Dunia U-20 2023 berlangsung. SUGBK menjadi salah venue untuk pesta sepak bola terakbar level usia sejagat itu.
Adapun big match Persija vs Persib rencananya akan berlangsung pada 31 Maret mendatang. Persija selaku tuan rumah memang belum mengumumkan venue yang akan digunakan.
"Kami masih berusaha dan berharap bisa bermain di SUGBK. Walaupun kemarin Ketum PSSI sudah kasih statement bahwa SUGBK tidak bisa dipakai karena sedang perawatan," kata Presiden Persija, Mohamad Prapanca kepada awak media, Senin (27/3/2023).
"Seharusnya PSSI melakukan inspeksi itu pada H+10 pasca konser, bukan H+1. Kenapa karena program perawatan rumput pasti belum berjalan. Jadi sampai saat ini kami masih mau bermain di SUGBK melawan Persib," jelasnya.
Sekadar informasi, duel melawan Persib harus ditunda lantaran Persija tidak menemukan venue pertandingan. Ketika itu, tim kesayangan Jakmania itu mengajukan SUGBK, namun tak bisa lantaran dipakai untuk konser.
Persija mencoba mengalihkan venue ke Stadion Patriot Candrabhaga. Lagi-lagi tidak bisa karena terganjal izin pihak kepolisian.
Prapanca menerangkan tidak lagi mau timnya kesusahan mencari venue duel klasik tersebut. Dalam waktu dekat, Macan Kemayoran akan bersurat ke PSSI untuk meminta restu pemakaian SUGBK.
“Kami berharap dapat jawaban bagus dari PSSI. Kami juga menyiapkan rencana lain dengan komunikasi ke Stadion Patriot," terang Prapanca.
Baca Juga: PSIS Nirmenang dalam 7 Pertandingan, Gilbert Agius Minta Maaf
"Tapi saya belum tahu apakah Stadion Patriot bisa dipakai penonton apa tidak. Soalnya secara wilayah, Stadion Patriot masuknya Jawa Barat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Dapat Kuasa Penuh di Persija Jakarta, Manajemen Siap Kasih Pemain Terbaik
-
Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker Masuk DPR, Timnas Indonesia Segera Dapat Amunisi Baru
-
Hanif Sjahbandi Bagikan Resep Sukses Jadi Pemain Profesional di Future Star Competition 2026
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!
-
Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Sabri Lamouchi dan 2 Pelatih yang Dipecat di Tengah Piala Dunia
-
FIFA Didesak Pecat Shaun Evans Usai Tunjukkan Gestur Supremasi Kulit Putih
-
Kalah 5-1, Tunisia Pecat Pelatih Sabri Lamouchi di Tengah Piala Dunia 2026
-
Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar
-
Persis Solo Resmi Tunjuk Ricky Neslon Sebagai Pelatih Kepala
-
Kondisi Terkini Lamine Yamal Jelang Timnas Spanyol Hadapi Cape Verde
-
Aksi Suporter Timnas Jepang di Piala Dunia 2026 Ini Bikin Salut
-
Piers Morgan: Cuma Negara Ini yang Mampu Hentikan Timnas Inggris Jadi Juara Piala Dunia 2026
-
Jurnalis Belanda Kritik Sepak Bola Indonesia, Sebut Skuad Garuda Jadi Alat Politik Penguasa
-
3 Edisi Selalu Tepat, Matematikawan Jerman Prediksi Belanda Juara Piala Dunia 2026