Suara.com - Possession Football jadi pembicaraan akhir-akhir ini karena kemungkinan hal itu akan dipakai Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023. Apa itu Possession Football?
Sebelumnya hal itu diungkap oleh Bek Timnas Indonesia U-22, Komang Tri Arta.
Possession Football telah diterapkan selama pemusatan latihan atau training camp (TC) Timnas Indonesia U-22 di Jakarta jelang SEA Gamees 2023.
"Coach Indra mengajarkan kita harus bermain dari bawah, passing harus jalan, dan instruksi beliau, kita harus berani build-up dari belakang,” kata Komang dilansir dari laman PSSI, Sabtu (8/4/2023).
Possession Football merupakan strategi tim sepak bola yang mempertahankan bola selama mungkin untuk menciptakan peluang mencetak gol dan mencegah lawan dari ancaman ke gawang tim.
Strategi ini dipercaya sebagai strategi yang baik dalam memenangkan pertandingan.
Tim sepak bola harus mampu menjauhkan bola dari lawan yang memiliki lebih banyak tembakan dan mencetak lebih banyak gol.
Sementara secara defensif mereka kebobolan lebih sedikit tembakan dan akibatnya lebih sedikit gol.
Timnas Indonesia U-22 terhindar dari grup neraka dalam SEA Games 2023.
Baca Juga: 4 Striker Ganas Timnas Indonesia U-22, Layak Jadi Andalan di SEA Games 2023
Tim Merah Putih tergabung di Grup A bersama tuan rumah Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste.
SEA Games 2023 akan bergulir pada 5-17 Mei mendatang.
Namun, khusus cabang olahraga (cabor) sepak bola akan berlangsung lebih cepat mulai 29 April mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!