Suara.com - AC Milan berhasil melaju ke semifinal Liga Champions 2022-2023. Itu menjadi kali pertama Rossoneri melangkah ke babak empat besar kompetisi klub paling elit di Eropa setelah jadi kampiun pada 2006-2007.
Tim asuhan Stefano Pioli melaju ke semifinal Liga Champions 2022-2023 setelah menjinakkan perlawanan keras Napoli. Setelah menang 1-0 di San Siro, AC Milan menahan imbang Partenopei 1-1 di Naples.
Menyitat data Opta, Rabu (19/4/2023), keberhasilan AC Milan melangkah ke semifinal menjadi alarm untuk tim-tim lawan.
Pasalnya, Rossoneri memiliki rekor yang begitu impresif jika sudah berhasil melangkah ke babak empat besar Liga Champions.
Tim yang identik dengan warna Merah Hitam itu sudah 13 kali melaju ke semifinal Liga Champions dan cuma dua diantaranya mereka gagal melangkah ke final.
Dari 10 kesempatan melaju ke final, AC Milan juga sukses menjadi kampiun dalam tujuh edisi dengan yang terakhir terjadi pada musim 2006-2007.
Selain itu, kemenangan atas Napoli membuat AC Milan kini menyamai rekor Juventus sebagai klub Italia yang paling banyak melaju ke semifinal di era Liga Champions (sebelumnya bernama European Cup dari 1955-1991). Mereka sama-sama tujuh kali melakukannya.
“Saya pikir keunggulan kecil 1-0 di leg pertama membantu kami di satu sisi dan memblokir kami di sisi lain," kata Stefano Pioli usai laga dikutip dari Football Italia, Rabu (19/4/2023).
"Kami memilih, mengingat Osimhen ada di sana, untuk duduk sedikit lebih dalam dan tidak memberinya ruang di mana dia bisa menghancurkan."
Baca Juga: Chelsea vs Real Madrid: 5 Fakta Menarik dan Link Live Streaming
Lebih jauh, Piolo menjelaskan bahwa dirinya sangat senang bisa kembali membawa AC Milan ke semifinal Liga Champions. Dia pun berterima kasih kepada seluruh fans Rossoneri.
“Saya senang untuk para penggemar kami, yang mendukung kami terutama ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik dan kami bangga memiliki penggemar seperti ini," pungkas Pioli.
Berita Terkait
-
Bayern Munich vs Manchester City, Thomas Tuchel Pastikan Sadio Mane Masuk Skuad
-
Chelsea Disingkirkan Real Madrid, Frank Lampard Sesalkan Timnya Gagal Manfaatkan Peluang
-
Prediksi Inter Milan vs Benfica di Liga Champions: Head to Head, Skor dan Link Live Streaming
-
Hasil Liga Champions Dini Hari Tadi: Real Madrid dan AC Milan Lolos ke Semifinal
-
Hasil Napoli vs AC Milan: Diwarnai Dua Penalti Gagal, Giroud Bawa Rossoneri ke Semifinal Liga Champions
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Isu Diaspora dan Loyalitas Warnai Duel Maroko vs Belanda di 32 Besar Piala Dunia 2026
-
Ancelotti Waspadai Kejutan Jepang, Anggap 32 Besar Piala Dunia 2026 Bak Final
-
Portugal Dituding Sengaja Hindari Kemenangan demi Jalur Mudah di Piala Dunia 2026
-
Tak Gentar dengan Lionel Messi, Cape Verde Siap Buktikan Bisa Permalukan Argentina
-
Persija Selangkah Lagi Dapatkan Gelandang Timnas Bosnia, Nilai Transfer Tembus Rp5,1 Miliar
-
Ogah Pandang Remeh, Cape Verde Bikin Pelatih Timnas Argentina Waspada Tingkat Tinggi
-
4 Fakta Menarik Jelang Jerman vs Paraguay, La Albirroja Ambisi Hapus Kutukan Buruk Tiap Lawan Eropa
-
Timnas Brasil Mengabaikan Psywar Jepang, Tak Takut Striker Muda Samurai Biru
-
Timnas Inggris Dihantam Kritik Jelang Hadapi Kongo, Para Pemain Dianggap Arogan
-
Hajime Moriyasu Siapkan Algojo Penalti Jepang Jelang Laga Hidup Mati Kontra Brasil