Suara.com - RANS Nusantara FC tampil sangat buruk di gelaran BRI Liga 1 2022/23, di mana klub milik pesohor Raffi Ahmad itu finis didasar klasemen setelah hanya mendulang 19 poin dari 34 pertandingan.
Sebagaimana diketahui, RANS Nusantara FC merupakan satu dari tiga klub promosi yang tampil di Liga 1 2022/23. Dua lainnya adalah Persis Solo dan Dewa United.
RANS mengakhiri musim di dasar klasemen, satu strip di bawah Dewa United yang berada di posisi 17 dengan koleksi 33 poin dari 34 laga. Sementara Persis Solo finis di posisi 10 dengan 44 poin.
RANS bisa dikatakan beruntung. Pasalnya, tidak bergulirnya Liga 2 2022/23, menyelamatkan mereka dari degradasi.
Presiden RANS Nusantara FC, Roofi Ardian menegaskan pihaknya siap melakukan evaluasi total, berkaca dari kegagalan yang diraih timnya di musim pertamanya di Liga 1.
"Posisi kami tentunya posisi yang sangat buruk. Musim ini kita ibaratkan kita sebagai bayi. Pastinya butuh proses untuk berdiri maupun berbicara, hal sama seperti kita di musim ini," kata Roofi.
"Pembelajaran musim ini adalah pembelajaran yang sangat baik. Banyak hal yang harus diperbaiki dan ditambah. Kegagalan kita musim ini kita jadikan sebagai sebuah proses untuk sukses," sambungnya dikutip laman resmi Liga Indonesia Baru, Kamis (20/4/2023).
Salah satu evaluasinya yakni pemilihan komposisi pemain. Pada musim berikutnya, Roofi berjanji akan berusaha bergerak cepat memperbaiki komposisi tim agar tampil lebih baik sehingga bisa memperbaiki performa timnya agar lebih baik kedepannya.
"Di titik ini kita banyak mengetahui dan banyak belajar. Mungkin musim depan kita akan rekrut pemain yang mau bermain dengan hati, mau berdarah-darah untuk tim ini, yang mau berjuang sampai mendapatkan maksimal. Serta yang mau bekerja sama sebagai tim bukan individual," jelasnya.
Baca Juga: Erick Thohir Berencana Kumpulkan Pemain Timnas Indonesia di Bhayangkara FC
Soal target musim depan, ia pun tidak memasang target tinggi. Setidaknya timnya bisa bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
"Target musim depan lebih baik musim ini. Sejauh-jauhnya kita harus berada dari posisi zona merah," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga