Suara.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir membandingkan PSSI dan keberanian federasi sepak bola Malaysia dengan membeli saham Liga lokal. Langkah berani dilakukan federasi sepak bola Malaysia.
Erick Thohir menyebut federasi sepak bola Malaysia membeli 60 persen saham Liga. Sementara PSSI hanya mempunyai 1 persen saham.
Sehingga PSSI mendapatkan porsi pendapatan berdasarkan saham tersebut.
"Di Malaysia, federasi sepakbola memiliki saham 60 persen di liganya. Tapi di Indonesia sangat demokrasi, hanya 1 persen. Luar biasa. Namun, saya akan tetap hormati keputusan para pendahulu kita. Saya hormati kesepakatan sebelumnya," kata Erick Thohir dalam jumpa pers kemarin, dikutip dari Antara.
Menurut Erick Thohir itu pun akan diaudit.
"Hal ini juga akan diaudit, termasuk digunakan untuk kepentingan apa dan dihitung sebagai penerimaan apa di PSSI pemasukan dari saham itu," kata Erick Thohir.
Kekinian, Erick Thohir sebelumnya tunjuk Ernst & Young untuk melakukan uji forensik keuangan PSSI.
Penunjukan hanya sehari setelah dia menyatakan akan audit keuangan PSSI.
Audit ini dilakukan setelah ada ketidakjelasan soal hadiah untuk juara Liga 1 Indonesia. PSM Makassar tak dapat hadiah uang, hanya trofi saja.
Baca Juga: Erick Thohir Tunjuk Ernst & Young untuk Audit Forensik Keuangan PSSI
Erick menyatakan terjadi ketidak konsistenan dalam urusan pemberian bonus juara Liga Indonesia.
Hal itu kemudian sempat memicu polemik ketika publik mengetahui bahwa juara Liga 1 2022/2023 PSM Makassar tidak mendapatkan uang hadiah, kendati pun hal itu sudah terjadi sejak 2018.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
Terkini
-
Statistik Emil Audero Tampil Menggila di Gewiss Stadium Meski Cremonese Takluk
-
Dijamu West Ham, MU Kehilangan Tiga Pemain Penting, Siapa Saja?
-
Format FIFA Series 2026: Timnas Indonesia Lawan St Kitts and Nevis, Potensi Jumpa Bulgaria di Final
-
PSSI Ungkap Pergerakan John Herdman Keliling Eropa Cari Amunisi Baru Timnas Indonesia
-
Jelang FIFA Series 2026, PSSI Ungkap Persiapan Timnas Indonesia
-
Berkaca Kasus Solskjaer, Berbatov Minta Manchester United Tahan Diri Permanenkan Carrick
-
Cristiano Ronaldo Diprediksi Akhiri Aksi Mogok, Siap Bela Al Nassr Akhir Pekan Ini
-
Belum Punya Caps Resmi, PSSI Berpeluang Besar Bajak Daijiro Chirino dari Curacao
-
Lawan Saint Kitts and Nevis Jadi Ujian Perdana Garuda di Turnamen Bergengsi FIFA Series 2026
-
3 Fakta Daniel Klein Kiper Keturunan Indonesia di Bundesliga, Penerus Paes dan Audero