Suara.com - Media Inggris soroti salah satu pemain Timnas Indonesia Jordi Amat yang merupakan keturunan raja Siau, Sulawesi Utara. Namun Jordi Amat meminta jangan samakan dirinya dengan raja di Inggris Atau Spanyol yang mempunuyai fungsi resmi sebagai pengendali negara.
Dalam media TeamTalk, Jordi Amat mengatakan jika neneknya bercerita jika dirinya merupakan seorang putra mahkota atau pangeran.
“Nenek saya bercerita ketika saya masih kecil bahwa saya adalah putra mahkota suatu daerah di Indonesia," kata Jordi Amat.
Saya sangat senang dan bangga menjadi warga negara Indonesia dan begitu juga keluarga saya. Saya tidak punya kata-kata untuk menggambarkan perasaan saya saat ini.”
“Maksudku, jangan bandingkan aku dengan pangeran dan raja Spanyol atau Inggris. Tidak sama sekali, saya tidak benar-benar tahu fungsinya atau apa itu semua, tapi itu akan selalu membantu orang-orang, dengan cara tertentu, membawa sepak bola ke pulau-pulau itu.”
Kini Jordi Amat bermain untuk Klub Johor DT Malaysia.
Jordi Amat juga menceritakan betapa indahnya Indonesia. Mulai dari alam, keberagaman budaya, agama hingga fanatisme terhadap sepak bola.
“Itu pulau yang sangat indah, itulah yang mereka katakan padaku. Ini memiliki gunung berapi yang meletus setiap hari dan kemudian air jernih. Ini adalah pulau yang benar-benar tak tersentuh. Kami harus menjelajahi dan melihat apa yang dapat kami bantu. Ini budaya yang berbeda, Luar biasa, orang-orangnya 'gila'. Itu agama dan kemudian sepak bola. Semua ladang di Indonesia sudah penuh,” katanya.
Baca Juga: Hasil Newcastle vs Tottenham Hotspur: The Magpies Unggul 5-0 di Babak Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Timnas Indonesia Resmi Hadir di EA Sports FC 26
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Timnas Iran Minta Visa Khusus di Piala Dunia 2026, Otoritas AS Masih Cuek Bebek
-
Siapkan Rp900 Miliar Manchester United Selangkah Lagi Dapatkan Pengganti Casemiro
-
Bekas Kota Komunis Bersiap Panen Cuan di Final Liga Champions Arsenal vs PSG
-
Final Liga Champions: PSG Menggila di Depan, Arsenal Tak Tergoyahkan di Belakang
-
Daftar Klub Inggris Paling Sukses di Eropa: Liverpool Masih Juara, Arsenal Coba Cetak Sejarah
-
Hanya Ada 8 Klub! Misi Eks Barcelona Bawa PSG Samai Rekor Real Madrid di Liga Champions
-
Berapa Duit yang Dikantongi Juara Liga Champions? Yang Kalah Cuma Dapat Rp1,2 Triliun
-
Arsenal Terancam Tumbang? PSG Punya Keunggulan 7.000 Menit Jelang Final Liga Champions