Suara.com - Sejumlah nama pelatih layak dipertimbangkan untuk menjadi juru taktik baru Timnas Indonesia U-20 setelah PSSI melakukan perubahan tanggung jawab untuk Shin Tae-yong.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir telah memastikan Shin Tae-yong akan mendampingi Timnas Indonesia untuk ajang Asian Games 2023 pada September 2023.
Pelatih asal Korea Selatan itu kini hanya akan fokus untuk Timnas Indonesia U-23 dan Timnas Indonesia senior untuk FIFA Matchday.
Well, setidaknya ada beberapa nama pelatih lokal yang layak dipertimbangkan untuk mengisi kekosongan kursi pelatih Timnas Indonesia U-20.
Berikut tiga nama pelatih lokal yang cocok menggantikan Shin Tae-yong untuk menangani Timnas Indonesia U-20.
1. Bima Sakti
Bima Sakti menjadi salah satu nama pelatih lokal yang patut diperhitungkan kapasitasnya dalam meracik strategi. Selama ini, dia memang lebih banyak bertugas sebagai pelatih Timnas Indonesia U-16.
Salah satu prestasinya ialah mengantarkan Timnas Indonesia U-16 meraih gelar juara Piala AFF U-16 2022. Hal ini sudah cukup membuktikan tangan dingin dari eks-pemain Timnas Indonesia itu.
Jabatan pelatih Timnas Indonesia U-19 yang lowong memang layak diberikan kepada Bima Sakti. Apalagi, asisten Indra Sjafri di SEA Games 2023 ini juga telah menempuh kursus lisensi AFC Pro.
Baca Juga: Hasil SEA Games 2023: Timnas Indonesia U-22 Bungkam Filipina 3-0 di Laga Perdana
Pelatih lokal lainnya yang punya rekam jejak mentereng dalam menangani tim nasional di level usia muda ialah Fakhri Husaini.
Juru taktik asal Lhokseumawe ini pernah membawa anak asuhnya menjuarai Piala AFF U-16 pada edisi 2018. Tak hanya itu saja, pelatih berusia 57 tahun ini juga telah mengantongi lisensi AFC Pro.
Fakhri Husaini untuk saat ini berstatus sebagai Direktur Akademi Deltras Sidoarjo. Dia memang cukup layak untuk kembali bertugas menjadi pelatih Timnas U-19.
3. Nova Arianto
Apabila salah satu parameter yang digunakan ialah kesinambungan dan garis koordinasi antarpelatih, maka nama yang patut dipertimbangkan ialah Nova Arianto.
Berita Terkait
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!
-
Tertampar Fakta! Maarten Paes Miris Lihat Realita Sepak Bola Akar Rumput Indonesia
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Pelatih Baru Segera Datang, Kolumnis Belanda Sarankan Ajax Coret Maarten Paes
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
- 7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dulu Main Tanpa Alas Kaki, Ismael Diaz Kini Targetkan Panama Permalukan Inggris di Piala Dunia 2026
-
Bangga Bela Garuda, Cerita Maarten Paes Bawa Semangat Bhinneka Tunggal Ika ke Eropa
-
Tanpa Gnabry Jerman Andalkan Lennart Karl: Ekspektasi dan Penyelamat Jerman di Piala Dunia 2026
-
Ungkap Situasi Sempat Memanas, Manajer Persib Murka Provokasi Oknum Suporter
-
Turun Kasta, Oxford United Tetap Pertahankan Dua Pemain Timnas Indonesia
-
Persib Kehilangan Taring di Lini Pertahanan, Layvin Kurzawa Absen Hingga Akhir Musim?
-
Fabio Lefundes Bongkar Kunci Comeback Borneo FC! Pergantian Pemain Jadi Mimpi Buruk Bali United
-
Jadwal Pekan 33 BRI Super League: Kandidat Juara Persib dan Borneo FC Temui Lawan Tangguh
-
Perjalanan Ajaib Fares Ghedjemis Lawan Keraguan Klub Hingga Jadi Pahlawan Timnas Aljazair
-
Jelang Laga Hidup Mati Timnas Indonesia U-17 vs Jepang, Kurnawan: Keajaiban Harus Kita Ciptakan!