Suara.com - Pelatih Napoli Luciano Spalletti membawa tim yang bermarkas di Kota Napoli tersebut merengkuh gelar juara Seri A atau Scudetto musim 2022/2023 setelah Lazio di posisi kedua klasemen dipastikan tidak bisa mengejar perolehan poin.
Napoli meraih gelar Scudetto meski bermain imbang 1-1 melawan tuan rumah Udinese pada pekan ke-33 Serie A atau Liga Italia di Stadion Dacia Arena, Udine, Italia pada Jumat dini hari WIB.
"Ketika saya datang ke Napoli, saya melakukannya untuk memenangkan Scudetto. Setelah serangkaian pelatihan dan fasilitas hebat yang dimiliki Napoli, saya hanya memiliki satu tujuan yaitu kemenangan," kata Pelatih Napoli Luciano Spalletti melansir laman klub, Jumat.
Dalam pertandingan itu, Napoli kesulitan untuk menghadapi serangan Udinese di awal babak pertama. Sepakan Sandi Lovric dengan memanfaatkan umpan Destiny Udogie yang gagal dijangkau kiper Napoli Alex Meret membuat skor berubah 1-0 untuk keunggulan tuan rumah pada menit ke-15.
Napoli yang tampil dominan menguasai bola berupaya terus menekan di babak pertama. Namun sejumlah peluang dari Victor Osimhen gagal menjebol gawang Udinese di babak pertama.
Satu gol dari Napoli baru tercipta di babak kedua ketika Victor Osimhen pada menit ke-52 berhasil memanfaatkan bola muntah sepakan keras Kvaratskhelia yang gagal ditepis kiper Udinese Marco Silvestri.
"Melihat semua fans merayakannya adalah emosi yang tak terlukiskan. Saya merasakan semangat mereka, cinta mereka, dan juga tanggung jawab dengan menyandang baju spesial ini di kulit dan bahu. Hari ini orang-orang luar biasa inilah yang memberi saya kebahagiaan terbesar," ungkap pelatih berkebangsaan Italia itu.
Dengan sisa lima pertandingan, Napoli yang kini mengoleksi 80 poin secara matematis tidak dapat dikejar oleh Lazio yang berada di peringkat kedua yang mengemas 64 poin.
Napoli telah menunggu selama 33 tahun untuk memperoleh kembali gelar Scudetto setelah terakhir kali pada 1990 kota tersebut berpesta merayakan gelar juara bersama sang legenda Diego Maradona.
Baca Juga: Vietnam dan Thailand Takut Jumpa Timnas Indonesia di Semifinal SEA Games 2023?
"Kami berhasil melakukan perjalanan yang luar biasa dan mengatasi masa-masa sulit. Saya merasa lebih santai, saya berhasil dan kami berhasil menulis halaman sejarah untuk kota ini," kata Spalletti yang merengkuh gelar Scudetto pertamanya selama berkarir sebagai pelatih.
Dengan tambahan gelar Scudetto di musim 2022-2023 maka Napoli kini mengoleksi tiga gelar juara setelah sebelumnya pada 1989 dan 1990 menjadi juara di dua musim berturut-turut. (ANTARA)
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Susunan Pemain Persija vs Persib: Adu Tajam Eksel Runtukahu dan Andrew Jung
-
Profil Timnas Mesir: Raja Afrika Berburu Pembuktian di Level Piala Dunia
-
Link Live Streaming Persija vs Persib: El Clasico Penentu Arah Juara Super League
-
Ambisius! Jonathan David Mau Geser Popularitas Hoki Es Kanada di Momentum Piala Dunia 2026
-
Kurniawan Dwi Yulianto Yakin Jepang Punya Celah, Timnas Indonesia U-17 Tak Mau Menyerah
-
Timnas Indonesia U-17 Terjepit di Grup B Piala Asia 2026, Ini Skenario Lolos ke Perempat Final
-
Bongkar Masterplan John Herdman untuk Piala Asia 2027: Padukan Bintang Lokal dan Diaspora Eropa!
-
Johan Manzambi Yakin Timnas Swiss Jadi Kuda Hitam Piala Dunia 2026, Meski Sama Sekali Tak Dijagokan
-
Nils Liedholm: Gelandang Elegan nan Garang, Pahlawan Swedia di Piala Dunia 1958
-
4 Bintang Muda Asia Siap Guncang Piala Dunia 2026, Nestory Irankunda Hingga Ibrahim Sabra